Suara.com - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menceritakan peristiwa sulit yang ia alami di masa lalu ketika diperiksa penyidik Kejaksaan Agung RI. Ia dituduh terlibat organisasi terlarang oleh pemerintahan orde baru kala itu.
Mega mengaku saat itu ia diperiksa mulai dari pukul 08.00 pagi hingga 20.00 malam. Hal itu diutarakan Mega saat berpidato pada HUT ke-50 PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1/2023).
"Saya bilang, pak saya ini punya anak dan suami lho. Kalau mau tangkap langsung saja, mana BAP-nya saya tanda tangan," kata Mega mengingat jadian dua puluah-an tahun silam.
Namun, saat itu juga Mega tak mau dituduh sebagai bagian dari organisasi yang berpaham komunis.
"Tapi cuma satu, kalau disebut komunis saya tidak mau. Saya tidak pernah ikut lo. Kalau disebut Soekarnois saya yes," ujarnya yang disambut tepuk tangan para peserta yang hadir.
"Begitu (kalau jadi) seorang pemimpin, kuat, tidak melempem," sambungnya.
Dihadiri Sejumlah Menteri
Sejumlah menteri kabinet Indonesia Maju ikut menghadiri acara peringatan HUT PDIP ke-50 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat.
Pantauan Jurnalis Suara.com di lokasi, terlihat menteri yang hadir dalam acara tersebut yakni Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Koordinator PMK Muhadjir Effendy, Menteri Luar Negeri Marsudi, Menteri ATR/ Kepala BPN Marsekal Hadi Tjahjanto Kepala BIN Budi Gunawan dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.
Baca Juga: Ditangkap Polisi, Megawati Ogah Dituding Komunis: Kalau Soekarnois, Yes!
Kemudian terlihat pula Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi Menteri ESDM Arifin Tasrif.
Tak hanya menteri-menteri dalam kabinet Indonesia Maju, terlihat tokoh seperti A.M Hendropriyono yang hadir di pembukaan HUT. Semua menteri dan tokoh senada menggunakan baju atau pakaian berwarna merah.
Adapun menteri dalam kabinet Indonesia Maju yang juga merupakan kader PDIP turut terlihat mereka diantaranya, Pramono Anung, Abdullah Azwar Anas, Yasonna Laoly, Hasto Wardoyo, Bintang Puspayoga dan Hendar Prihadi.
Para menteri dan tokoh tersebut sempat menyaksikan sejumlah atraksi dari mulai marching band hingga aksi terjun payung yang dilakukan sebelum acara utama digelar.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri ikut menyaksikan dan duduk bersama di tengah panggung berdampingan dengan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.
Terlihat juga mendampingi Ketua DPP PDIP Puan Maharani, Ketua DPP PDIP Bidang Ekonomi Kreatif dan Digital PranandaPrabowo dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Kasus Lupus di Jakarta Terus Naik, DKI Fokus Skrining Perempuan Usia 18 Tahun
-
Waka Komisi X DPR Desak Hapus Kastanisasi Guru, Minta Seluruh Honorer Diangkat Jadi PNS
-
Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Lebih Awal
-
Ruang Publik Masih Sulit Diakses Sebagian Warga, Peneliti Dorong Kota Lebih Inklusif
-
Kemendagri Gandeng KPK dan Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Antikorupsi
-
Sok Jago Hadang Ambulans di Depok, Pria Ini Langsung Ciut Saat Diciduk Polisi
-
Donald Trump Kesal Mahalnya Tiket Piala Dunia 2026: Saya Nggak Mau Beli
-
Langsung Kena Kritik, CFD Rasuna Said Bakal Diberlakukan dengan Penyesuaian Jam
-
Krisis Energi Global Mulai Hantam Industri AMDK, Apa Dampaknya Bagi Konsumen?
-
Sampah Pasar Bisa Jadi Pupuk Cuma 2 Jam, Jakarta Uji Teknologi Baru di Kramat Jati