Suara.com - Pelaku paedofil yang ditangkap warga setelah beraksi di Jalan Sawo, Manggarai Selatan, Jakarta Selatan diduga mengincar seorang gadis remaja. Pelaku disebut sudah memiliki berumah tangga, alias memiiki anak dan istri.
Fakta itu diungkap oleh warga sekitar bernama Naya. Dia mengaku penangkapan terhadap pelaku pelecehan seksual itu terjadi pada Rabu (11/1) malam sekitar pukul 21.00 WIB.
"Benar, semalam ketika saya lihat sudah ramai di Pos RW," ucap Naya saat dijumpai di lokasi, Kamis (12/1).
Menurut dia, pelaku melakukan tindak pelecehan seksual bukan di wilayah sekitar Pos RW.08. Kata Naya, pelaku sempat diamankan warga ke dalam Pos RW.08.
Naya menambahkan, pelaku itu memiliki perawakan seperti bapak-bapak. Bahkan, warga sekitar sempat memberi bogem mentah kepada pelaku sebelum anggota kepolisian datang ke lokasi.
"Pelakunya bapak-bapak, sudah punya anak istri infonya. Korbannya perempuan 13 tahun," beber dia.
Terpisah, Kapolsek Tebet, Kompol Chytia Intania mengaku telah menerima laporan terkait kasus seorang pria yang ditangkap warga karena diduga menjadi pelaku paedofil.
"Iya, itu warga yang tangkap," kata Kompol Chytia saat dikonfirmasi, Kamis.
Chytia menyebut, saat ini kasus tersebut telah ditangani oleh Unit PPA Polres Metro Jakarta Selatan. Terkait kasus ini, Chytia tidak bisa membeberkan soal identitas pelaku dan duduk perkara kasus lantaran Polsek Tebet tidak melakukan penanganan.
Baca Juga: Pria Pelaku Paedofil di Manggarai Diamuk Warga, Mukanya Dilumuri Kotoran Kucing
"Itu yang tangani Polres PPA. Kami tidak melakukan pemeriksaan langsung ke PPA. Soal inisial, tanya penyidik," ucap dia.
Berita Terkait
-
Pria Pelaku Paedofil di Manggarai Diamuk Warga, Mukanya Dilumuri Kotoran Kucing
-
Tertangkap! Pria Pelaku Paedofil di Manggarai Diseret Warga ke Pos RW
-
Pria Berhelm Ojol yang Ditangkap di Tj Priok Bukan Penculik dan Predator Anak, Polisi: Dia Keterbelakangan Mental
-
Anak Difabel di Tamansari Dilecehkan Tetangga di Tangga Kos, Korban Dapat Tekanan Agar Berdamai dengan Pelaku
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Komisi VIII DPR RI Awasi Langsung Penyaluran PKH dan Sembako di Batam
-
Diskon Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Daop 6 Imbau Warga Segera Pesan
-
Ketua MPR Soroti Kasus Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas di Tual: Harus Jadi Pelajaran!
-
Pakar UI: Indonesia Wajib Waspada 'Akal Bulus' Israel di Balik Rekonstruksi Gaza dalam BoP
-
Rocky Gerung: Perjanjian Dagang Prabowo-Trump 'Menghina Indonesia'!
-
Anggota Brimob Aniaya Anak hingga Tewas di Tual, Menteri PPPA Turun Tangan: Sedang Koordinasi
-
Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas, Yusril: Sungguh di Luar Perikemanusiaan
-
Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?
-
Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan
-
Pelajar SMA Aceh Barat Dikeroyok Oknum TNI, Praktisi Hukum Desak Pengadilan Militer