Suara.com - Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saiful Mujani melihat ada pergeseran pemilih dari Prabowo Subianto ke Anies Baswedan saat pencapresan 2024.
Data itu ditangkap dari hasil survei Desember 2022 yang menangkap fenomena adanya pemilih Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 yang kini berganti pilihan. Mayoritas dari mereka ingin Anies apabila Pilpres dilaksanakan hari ini.
Dalam hasil surveinya, SMRC memaparkan ada sebanyak 55,5 persen pemilih Jokowi-Maruf Amin. Sementara pemilih Prabowo-Sandiaga ada sebanyak 45,5 persen. Dari total pemilih Prabowo, yang bertahan ingin memilih Prabowo dalam Pilpres mendatang tercatat hanya 37 persen.
Jumlah itu terbilang sedikit. Sebab sebanyak 44 persen pendukung Prabowo pada 2019 justru ingin memilih Anies.
"Itu lebih sedikit daripada yang milih anies. Artinya apa? Pemilih Prabowo dulu itu sudah pindah ke Anies," kata Saiful dalam paparannya terkait Pergeseran Pemilih Prabowo ke Anies di SMRC TV, Kamis (12/1/2023).
Adapun dari pemilih Prabowo pada 2019, sebagian kecil dari mereka juga ternyata ingin beralih memilih Ganjar Pranowo.
"Paling banyak pindah ke Anies. Ke Ganjar tidak terlalu signifikan hanya 13 persen," kata Saiful.
Ganjar justru mendapat banyak suara dari pendukung Jokowi-Maruf pada 2019. Mayoritas dari total pendukung Jokowi itu kini beralih mendukung Ganjar untuk Pilpres mendatang.
"Dari pemilih Pak Jokowi itu 20 persen ke Anies, ke Ganjar 44 persen, ke Prabowo 22 persen. Cukup terdistribusi tapi paling besar adalah ke Ganjar," ujar Saiful.
Baca Juga: 'InsyaAllah Akan Baik-Baik Saja' Elite Gerindra Bocorkan Pertemuan Sandiaga Uno dan Prabowo Subianto
Sementara itu total yang tidak menjawab atau tidak tahu dari pemilih Jokowi-Maruf sebesar 13 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
Terkini
-
PN Jaksel Meluap! Massa Roy Suryo Berkaus 'Telah Mati Penegakan Hukum' Menanti Putusan Praperadilan
-
KPK Bongkar Borok MBG, Kepala BGN Nanik S Deyang Malah 'Ngilang' Usai Audiensi
-
Jangan Mimpi Punya Generasi Emas, FKBI Soroti Ironi Negara Raup Rp2,23 Triliun dari Perokok Anak
-
Bukan Tenggelam! Bercak Darah Buktikan 3 Polisi Katingan Dihabisi Sebelum Dibuang ke Sungai
-
Kunjungan Prabowo dan PM India Narendra Modi, Operasional Candi Prambanan Disesuaikan
-
Mengapa Banjir Pesisir kini Semakin Sering Terjadi? Penelitian Ungkap Imbas Krisis Iklim
-
Pemprov DKI Respons Usulan Kenaikan Tarif Transjakarta, Fokus pada Rute Bandara
-
Penugasan Presiden ke Ketua MPR Dipertanyakan, Mekanisme Ketatanegaraan jadi Sorotan
-
Bedah Buku Presiden Solusi, Abdul Mu'ti Ajak Publik Jangan Cuma Melihat Kekurangan Prabowo
-
Isu PHK 1.250 Karyawan Mereda, Said Iqbal Batalkan Demo ke Kantor ByteDance Indonesia