- Kementerian Dikdasmen memilih buku Presiden Solusi sebagai materi diskusi utama dalam perayaan Hari Pustakawan di Jakarta, 7 Juli 2026.
- Buku tersebut mendokumentasikan 108 kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto dalam mengatasi berbagai persoalan selama 18 bulan masa pemerintahannya.
- Menteri Abdul Mu'ti menyatakan buku ini sebagai referensi penting bagi siswa untuk mempelajari kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah.
Suara.com - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) memilih buku Presiden Solusi sebagai bahan diskusi dalam rangka Hari Pustakawan 2026.
Buku yang ditulis oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan Dirgayuza Setiawan, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah M. Qadari, serta Asisten Khusus Presiden Bidang Analisa Data Strategis Agung Gumilar itu memuat berbagai kebijakan Presiden Prabowo Subianto selama 18 bulan pertama masa pemerintahannya.
Buku itu juga diklaim memuat 108 solusi yang telah dihadirkan pemerintah untuk menjawab berbagai persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menyambut baik pemilihan buku tersebut sebagai bahan diskusi Hari Pustakawan 2026.
Di tengah masih banyak pihak yang lebih menyoroti kekurangan pemerintah, Mu'ti menilai berbagai terobosan yang telah dilakukan Presiden Prabowo justru perlu mendapat apresiasi.
"Ini juga program penting di tengah banyak masyarakat yang cenderung melihat kekurangan dari apa yang sudah dilakukan oleh Bapak Presiden daripada mengapresiasi langkah-langkah terobosan yang sebenarnya sudah luar biasa," kata Mu'ti saat perayaan Hari Pustakawan di kantor Dikdasmen, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Menurutnya, buku Presiden Solusi juga menjadi referensi yang relevan karena mengangkat tema kepemimpinan, pemecahan masalah, pengambilan keputusan, hingga keberanian menghadapi tantangan.
"108 solusi dalam kepemimpinan yang kurang dari 2 tahun itu bukan sesuatu yang kaleng-kaleng ,tapi sesuatu yang seharusnya membuat kita geleng-geleng.
108 solusi jitu yang sekarang sudah mulai berdampak itulah inspirasi yang bisa kita peroleh dari buku Presiden Solusi Problem Solving ala Prabowo Subianto," tuturnya.
Baca Juga: Disambut Jet Tempur dan Jabat Erat Prabowo, PM India Terpukau Tari Betawi
Menurut Mu'ti, kemampuan memecahkan masalah merupakan cara berpikir yang harus dimiliki setiap orang, yakni mampu memahami persoalan secara jernih, mempertimbangkan berbagai pilihan, hingga berani mengambil keputusan di tengah ketidakpastian. Kemampuan itu pula yang ia tekankan perlu dipelajari oleh setiap siswa.
"Nilai-nilai inilah yang ingin kita tanamkan pula kepada para peserta didik. Anak-anak kita hari ini tidak cukup hanya cakap membaca teks. Mereka harus mampu membaca realitas di sekitar mereka, berpikir kritis, bekerjasama, dan mencari solusi atas persoalan yang mereka hadapi," pesannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung