News / Metropolitan
Selasa, 07 Juli 2026 | 13:04 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2026). [Suara.com/Adiyoga]
Baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerima usulan penyesuaian tarif transportasi umum dari Dewan Transportasi Kota Jakarta untuk dikaji.
  • Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memprioritaskan pembahasan tarif Transjabodetabek rute bandara yang telah melewati masa uji coba tiga bulan.
  • Proses pengambilan keputusan tarif dilakukan melalui rapat koordinasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan pihak DPRD setempat.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akhirnya merespons usulan kenaikan tarif transportasi umum dari Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ).

Pernyataan itu disampaikan Pramono di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2026).

Ia menegaskan usulan tersebut telah diterimanya dan akan segera dikaji oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

“Untuk usulan dari Dewan Transportasi, tentunya segera akan dikaji oleh Pemerintah DKI Jakarta. Saya sudah mendapatkan usulan tersebut,” ujar Pramono.

Sebelumnya, DTKJ mengusulkan penyederhanaan skema tarif transportasi umum menjadi dua kelompok, yakni tarif Transjakarta reguler sebesar Rp5.000 dan tarif Transjabodetabek sebesar Rp10.000.

Dari sejumlah usulan tersebut, Pramono secara khusus menyoroti tarif Transjabodetabek rute menuju bandara sebagai hal yang mendesak untuk segera diputuskan.

Suasana Halte Transjakarta Manggarai sementara di Jakarta, Rabu (6/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Mengingat, sejak awal diluncurkan, Pemprov DKI Jakarta hanya menetapkan tarif Rp3.500 untuk rute Blok M–Soetta sebagai fase uji coba layanan.

“Nanti kami bahas dan segera memang harus diambil keputusan, terutama untuk Transjabodetabek yang ke bandara, yang pada waktu itu saya janjikan dalam waktu tiga bulan akan kami umumkan,” jelas mantan Sekretaris Kabinet itu.

Kini, tenggat yang pernah ia janjikan telah terlewati. “Ini sudah lebih dari tiga bulan, sehingga sekarang ini memang kami juga sedang membahas dengan DPRD Provinsi DKI Jakarta mengenai hal tersebut,” tutur Pramono.

Baca Juga: Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,59 Persen, Dukungan Pramono terhadap UMKM dan PKL Tuai Pujian

Dengan pernyataan ini, keputusan mengenai tarif Transjabodetabek menuju bandara kini berada dalam pembahasan bersama antara Pemprov DKI Jakarta dan DPRD.

Sebagaimana disampaikan Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta M. Taufik Zoelkifli sebelumnya, wacana kenaikan tarif Transjakarta maupun Transjabodetabek masih dikaji dalam rapat kerja bersama BUMD, Transjakarta, hingga Dinas Perhubungan (Dishub) DKI.

Load More