Suara.com - Beredar kabar mengenai PDI Perjuangan telah sepakat untuk mengusung Megawati Soekarnoputri sebagai calon presiden yang akan maju dalam Pilpres 2024. Dalam kabar ini disebutkan pula jika langkah tersebut dilakukan untuk melawan Anies Baswedan.
Informasi mengenai PDI Perjuangan telah sepakat mengusung Megawati disebarkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube KABAR PENA pada Senin (9/1/2023).
Dalam unggahannya, kanal YouTube ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"Ganjar nangis dipojokan PDIP sepakat usung Megawati bukan lawan sepadan untuk Anies di Pilpres 2024."
Selain itu, dalam thumbnail video yang dibagikan, terlihat foto Ketua Umum PDI Perjuangan tersebut sedang berdiri bersisihan dengan Presiden Joko Widodo dan beberapa kader partainya.
"BERITA TERKINI!!! GANJAR NANGIS DIPOJOKAN. PDIP USUNG MEGAWATI BUKAN LAWAN SEPADAN UNTUK ANIES DI PILPRES 2024," keterangan yang ada di dalam thumbnail video seperti dikutip Suara.com pada Jumat (13/1/2023).
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran, klaim PDI Perjuangan sepakat mengusung Megawati Soekarnoputri sebagai calon presiden untuk melawan Anies Baswedan di Pilpres 2024 adalah tidak benar.
Faktanya, dalam video berdurasi 8 menit 2 detik ini berisi beberapa potong video dari beberapa kanal YouTube, salah satunya milik Rocky Gerung.
Selain itu, narator dalam video ini hanya membacakan artikel berjudul Jelang Pilpres 2024, Megawati Diminta Turun Gunung, Ternyata Alasannya… yang diunggah oleh media WartaEkonomi.co.id pada Senin (9/1/2023).
Artikel tersebut mengulas diskusi politik soal permintaan Perhimpunan Orang Merdeka (POM) yang meminta agar Ketua Umum PDI Perjuangan tersebut maju sebagai calon presiden.
Terlepas dari isi video itu, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai kabar PDI Perjuangan sepakat mengusung Megawati untuk melawan Anies Baswedan.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar PDI Perjuangan sepakat mengusung Megawati Soekarnoputri untuk melawan Anies Baswedan dalam Pilpres 2024 adalah keliru.
Informasi yang telah tersebar tersebut masuk dalam hoaks kategori konten menyesatkan.
Tag
Berita Terkait
-
Megawati Nangis Kalau Jokowi Dibully, Puan Maharani Heran Ibunya Selalu Keras Bela Presiden: Beliau Kan Bukan Keluarga
-
'Kekecewaan Capres Belum Diumumkan', Penyebab Pidato Megawati di HUT PDIP Diolok-olok
-
CEK FAKTA: Megawati Resmi Umumkan Ganjar dan Ahok Jadi Capres Cawapres 2024, Benarkah?
-
Pidato Megawati Dinilai Kasar dan Hina Jokowi, Denny Siregar Nilai Itu Wajar: Pak Presiden Pasti Ngerti
-
Dicuekin di HUT PDIP, Ganjar Balas dengan Unggah Video Saat Diteriaki 'Presiden', Perang Terbuka?
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
H-10 Lebaran, Menteri PU Targetkan Pantura Barat Bebas Lubang
-
ICW Desak PT Agrinas Pangan Nusantara Buka Informasi Pengadaan Pikap untuk Koperasi Merah Putih
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas