Suara.com - Sukarelawan Orang Muda Ganjar (OMG) DKI Jakarta menggelar kegiatan sosialisasi penanganan banjir dan pemberian alat pompa air kepada yang ada di Kebon Pala, Jakarta Timur.
Bagian Humas OMG DKI, Widodo mengatakan kegiatan itu sengaja digelar untuk memberikan pemahaman dan membantu warga sekitar yang kerap menjadi korban banjir.
“Gerakan sosial yang kami lakukan adalah respons dari keresahan masyarakat Jakarta. Tanpa aspirasi masyarakat, dan terutama kerja sama dari golongan anak muda, OMG bukan siapa-siapa," ujar Widodo.
Widodo mengatakan pihaknya akan terus bekerja dan berkontribusi untuk DKI Jakarta.
"Sesuai dengan moto kami, 'mari berpolitik tanpa basa-basi!” tegas Widodo.
Selain itu, Widodo menambahkan program tersebut digelar untuk mengisi kurangnya perhatian pemerintah setempat.
Dia bahkan merasa miris melihat tidak adanya bantuan dari para pemangku kepentingan di wilayah itu.
"Maka dari itu, kami turun ke sini dengan secara mandiri, dengan meneruskan semangat Ganjar Pranowo. Tokoh yang kami idolakan ini punya visi yang dibutuhkan anak muda," kata dia.
Menurut Widodo, segenap prestasi yang sudah ditorehkan Ganjar selama menjadi anggota DPR dan Gubernur Jawa Tengah bisa dilanjutkan secara nasional dan menyeluruh.
Baca Juga: Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Kali BKT, Polisi Pastikan Bukan Korban Pembunuhan
"Kami harap bisa dilanjutkan di Jakarta jika beliau menjadi capres terpilih di 2024 nanti,” tambah Widodo.
Salah satu tokoh masyarakat setempat, Abdul Gani menyampaikan terima kasihnya kepada tim OMG DKI.
“Kami senang tim OMG punya inisiatif untuk datang ke sini. Saya harap ini bukan hanya sekali, tetapi terus bersama-sama membangun Kebon Pala seterusnya,” ujar dia.
Adapun bantuan yang diserahkan berupa dua mesin pompa penyedot air yang bisa dipakai untuk memindahkan air yang menggenang ketika banjir.
Salah seorang warga yang merupakan anak muda setempat, Nemi (25) mengatakan bahwa dia senang ada tokoh politik yang peduli kepada kampungnya.
“Saya berterima kasih banyak kepada Pak Ganjar yang telah datang lewat OMG. Di daerah banjir seperti kampung ini memang sangat dibutuhkan pompa air, jadi saya yakin bantuan ini pasti akan sangat bermanfaat ketika banjir datang," ujar dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Bawa Reserse dan Labfor, Kapolda Riau Cek Lokasi Penemuan Anak Gajah Mati di Tesso Nilo
-
Dari Konten Fungsi Helm ke Teror Digital: Mengapa Petugas Damkar Depok Diincar dan Diintimidasi?
-
Tok! Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan Divonis 9 Tahun Penjara Kasus Korupsi Minyak
-
Menkeu Purbaya Dapat Gift Paus Saat Live TikTok, KPK: Kalau Ragu Lapor, Ingat Jenderal Hoegeng
-
Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah
-
Viral "Cukup Aku WNI", Dirjen AHU: Orang Tua Tak Bisa Sepihak Ganti Status Kewarganegaraan Anak
-
Dari Perca Batik ke Ikon Ramadan: Kisah Peci Jogokariyan Tembus Pasar Mancanegara
-
Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
-
DPRD DKI: Pasar Induk Kramat Jati Jadi 'Lapak' Pembuangan Sampah Ilegal
-
Jangan Jadi Korban! Satgas Pangan Temukan Susu Kedaluwarsa dan Mie Boraks di Jawa Barat