Main internet di pesawat terbang, bolehkah?
Ketika naik pesawat, kita selalu diminta untuk mematikan telepon seluler ketika ada di dalam kabin, terutama ketika pesawat tinggal landas dan mengudara.
Larangan menggunakan ponsel dalam pesawat diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan Pasal 54 huruf F yaitu “Setiap orang di pesawat udara selama penerbangan dilarang melakukan pengoperasian peralatan elektronik yang mengganggu navigasi penerbangan.”
Namun dalam jurnal berjudul Simulasi Pendeteksi Sinyal Handphone untuk Mempertegas Aturan yang Berlaku Pada Kabin Pesawat yang disusun oleh Singgih Laksana, dkk (2016), disebutkan bahwa larangan menyalakan ponsel hanya berlaku ketika pesawat akan take off dan landing.
Di saat pesawat sudah salam keadaan stabil di udara, penumpang dibolehkan menyalakan ponsel, namun dengan catatan layanan data dan internet harus dimatikan dan ponsel dalam posisi mode pesawat atau airplane mode.
Karena itu pula kini penumpang pesawat pun bisa berselancar di dunia maya ketika berada di dalam pesawat dengan menggunakan layanan wifi yang disediakan oleh beberapa maskapai penerbangan.
Namun layanan internet dalam pesawat itu baru bisa digunakan dalam waktu-waktu tertentu, yakni ketika pesawat telah berada pada ketinggian tertentu dan lampu tanda penggunaan sabuk pengaman telah dimatikan.
Hal itu senada dengan momen yang disebut sebagai critical eleven ketika berkendara menggunakan pesawat terbang.
Baca Juga: Penyebab Kecelakaan Pesawat di Nepal Masih Belum Jelas, Polisi Sebut Tak Mungkin Ada yang Selamat
Critical eleven merupakan masa-masa kritis dalam dunia penerbangan, yakni 8 menit setelah pesawat lepas landas dan 8 menit sebelum pesawat mendarat.
Dalam momen-momen itu, penumpang dan awak kabin harus menahan diri melakukan komunikasi menggunakan perangkat elektronik, termasuk telepon selular.
Sebab dalam critical eleven itu, pilot tengah melakukan komunikasi intens dengan petugas Air Traffic Controller (ATC), untuk mengendalikan pesawat sesuai dengan standar operasi prosedur yang diterapkan.
Jika layanan internet tetap dinyalakan dalam momen critical eleven, maka frekuensi radio dari ponsel atau perangkat elektroniklainnya dapat mengganggu komunikasi dan navigasi pesawat, sehingga menyulitkan pilot berkomunikasi dengan petugas ATC di darat.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Tag
Berita Terkait
-
Penyebab Kecelakaan Pesawat di Nepal Masih Belum Jelas, Polisi Sebut Tak Mungkin Ada yang Selamat
-
Live Facebook Pemuda Ini Rekam Kecelakaan Pesawat yang Ia Tumpangi, Kenali Momen Critical Eleven Dalam Penerbangan
-
Penampakan Pesawat Jatuh di Nepal yang Tewaskan 68 Orang
-
68 Orang Ditemukan Tewas, Kecelakaan Pesawat Nepal Disebut Mematikan
-
Timeline Kecelakaan Pesawat Paling Mematikan di Nepal, Terbaru Yeti Airlines
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Potret Tel Aviv Luluh Lantak Dihujani Rudal Iran, Eks Tentara Israel: Netanyahu Penjahat!
-
Kutip Doa Syekh Mesir, Ini Pesan Mendalam Quraish Shihab untuk Presiden Prabowo di Nuzulul Qur'an
-
Iran Tolak Tawaran Dialog Trump: Selama Ramadan Kami Tak Berbicara dengan Setan
-
Iran Ancam Bunuh Donald Trump: Kini Kamu Harus Hati-hati!
-
Guru SLB di Yogyakarta Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Siswi Disabilitas
-
PAN Copot Fikri Thobari dari Jabatan Partai Usai Terjaring OTT KPK
-
Iran Tetap Teguh di Jalur Wilayat al-Faqih Meski Digempur Serangan AS - Israel karena Ini
-
Cek Fakta: Benarkah Insinyur India Ditangkap di Bahrain karena Jadi Mata-mata Mossad?
-
Pejabat hingga Ulama Hadiri Peringatan Nuzulul Qur'an di Istana, Quraish Shihab Beri Tausiah!
-
Putra Menkeu Israel Nyaris Tewas! Serpihan Mortir Hizbullah Tembus Perut