Suara.com - Suasana di dalam ruang sidang utama Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tiba-tiba menjadi riuh ketika Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan tuntutan 12 tahun penjara terhadap Richard Eliezer atau Bharada E, terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
Riuhnya ruang sidang itu tak terlepas dari kehadiran para perempuan yang mengenakan kaos hitam bertuliskan “Eliezer’s Angels”. Mereka rupanya penggemar berat Richard yang membuat grup Eliezer's Angels demi memberikan support terhadap mantan ajudan Ferdy Sambo itu.
Mereka yang tergabung dalam Eliezer’s Angels memang kerap kali hadir di sidang untuk menyemangati Richard. Bahkan mereka setia datang sampai sidang putusan pembacaan tuntutan hukuman Bharada E.
Lantas, seperti apakah fakta-fakta Eliezer’s Angels, fans Bharada E yang selalu setia memberikan dukungan tersebut?
Selalu hadir mendukung Bharada E
Eliezer’s Angels ini tidak hanya menggunakan warna baju yang seragam yaitu hitam, tetapi baju yang mereka kenakan diketahui juga memiliki tulisan sama, yaitu “Eliezer’s Angels. We Stand for Till Finish”. Ada juga yang mengenakan baju dengan gambar wajah Richard.
Perempuan-perempuan itu mengaku sangat menggemari Bharada E. Mereka hadir untuk memberikan dukungannya kepada Bharada E yang menjalani sidang pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Tidak saling mengenal
Salah satu di antara perempuan tersebut mengaku bahwa ia sengaja datang ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dari tempat tinggalnya di Cengkareng, Jakarta Barat untuk memberikan dukungan kepada Bharada E.
Sedangkan, para fans Bharada E lainnya datang dari daerah berbeda-beda, satu di antaranya Tangerang Selatan. Diketahui, mereka sebelumnya tidak saling mengenal dan baru bertemu di PN Jakarta Selatan tersebut.
Rela meninggalkan keluarga
Wanita yang diketahui bernama Merry Chan ini juga mengaku bahwa ia rela meninggalkan keluarganya di rumah untuk menemani Bharada E. Hal tersebut dilakukan setiap kali mendukung terdakwa selama menjalani persidangan di PN Jakarta Selatan.
Pandangan Eliezer’s Angels tentang Bharada E
Merry dan juga sejumlah rekannya yang tergabung dalam Eliezer’s Angels ini memiliki pandangan tersendiri terhadap Bharada E, meskipun telah terbukti melakukan pembunuhan terhadap Brigadir J atas perintah Ferdy Sambo.
Menurut mereka, Bharada E merupakan orang yang baik. Dalam penelusurannya bersama rekan-rekannya, Bharada E dikagumi karena merupakan tulang punggung keluarga yang kerap memberikan gajinya kepada keluarganya.
Berita Terkait
-
'Kiranya Tuhan Mengampuni Saya', Kala Ferdy Sambo Terus Dibayangi Eksekusi Mati Usai Bunuh Brigadir J
-
Amarah Ibu Brigadir J Pantau Pledoi Istri Sambo: Putri Manusia Aneh dan Tak Punya Hati Nurani!
-
Putri Candrawathi Bantah Dirinya Selingkuh Sama Siapapun
-
Dituding JPU Ganti Pakaian Lebih Seksi, Putri Candrawathi: Saya Menolak Keras
-
Bantah Dandan Seksi Demi Muluskan Skenario Pembunuhan Brigadir J di Duren Tiga, Putri Candrawathi: Ganti Pakaian jadi Kebiasaan Saya Sebelum Tidur
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?