News / Nasional
Sabtu, 28 Januari 2023 | 17:44 WIB
Seniman melakukan aksi teaterikal saat peringatan Bulan Cinta Ibu Bangsa Inggit Garnasih di Bandung, Jawa Barat, Minggu (9/2). [ANTARA FOTO/M Agung Rajasa]

Sejak kecil, Inggit memang terlahir dengan paras yang cantik. Bahkan terdapat banyak pemuda yang menaruh rasa kepada Inggit.

Inggit diketahui pernah dipersunting oleh seorang Patih Kantor residen Priangan yang bernama Nata Atmaja. Meskipun pada akhirnya pernikahannya tersebut tidak bertahan lama dan berakhir dengan perceraian.

Setelah bercerai, Inggit kemudian dipersunting oleh Haji Sanusi, seorang pengusaha yang aktif di Syarekat Islam.

Namun sayang, pernikahannya dengan Haji Sanusi sempat menimbulkan permasalahan. Terlebih pada saat Haji Sanusi kerap meninggalkan rumah.

Menikah dengan Soekarno

Diketahui, pertemuan awal Inggit dan Soekarno terjadi pada saat Inggit menjadi ibu kos dari Soekarno yang berkuliah di Bandung.

Haji Sanusi yang merupakan sahabat HOS Cokroaminoto menitipkan Soekarno untuk tinggal di kos yang dikelola oleh Haji Sanusi.

Pada saat tinggal disana, Soekarno sendiri sebenarnya sudah menikah dengan anak Cokroaminoto yang bernama Utari Cokroaminoto.

Namun, pernikahan Soekarno dengan Utari tersebut diketahui tidak membawa kebahagiaan kepada Soekarno. Soekarno sudah menganggap Utari sebagai adiknya sendiri daripada seorang istri.

Baca Juga: Profil Nam Jo Hyuk, Pemeran Nam Do San dalam Drama Start-Up

Sedangkan, untuk Inggit sendiri yang sehari-hari ditinggal oleh Haji Sanusi merasa kesepian dan membutuhkan pendamping yang selalu bersamanya.

Berawal dari pertemuan dan bertukar cerita selama berada di kos Haji Sanusi, tumbuhlah benih-benih cinta antara Soekarno dan juga Inggit.

Padahal waktu itu, Soekarno sendiri masih berstatus sebagai istri Utari, dan Inggit juga masih menjadi istri dari Haji Sanusi.

Melihat kebulatan tekad antara Soekarno pada saat itu, akhirnya Haji Sanusi menceraikan Inggit, dan Soekarno pun menceraikan Utari.

Inggit dan juga Soekarno resmi menikah pada 24 Maret 1923 di rumah orang tua Inggit yang berada di Bandung.

Usia Inggit dan juga Soekarno terbilang cukup jauh, Soekarno pada saat itu masih berusia 22 tahun, sedangkan Inggit sudah berumur 36 tahun.

Inggit sendiri merupakan sosok istri yang menemani Soekarno di masa-masa sulitnya pada saat kuliah di ITB. Saat itu, Inggitlah yang turut berjuang membantu suaminya untuk bisa menyelesaikan perkuliahannya.

Tidak hanya itu, Inggit juga turut berarti dalam perjuangan Soekarno lainnya. Pada 29 Desember 1929, Soekarno dijebloskan di penjara Banceuy.

Selama di penjara inilah, Soekarno menuliskan sebuah pledoi terkenal yang berjudul “Indonesia Menggugat”.

Di bali pidato hebat tersebut, sebenarnya terdapat peran dari Inggit yang selalu berusaha menyelundupkan buku yang diselipkan di perut Inggit.

Bahkan, diketahui untuk mendukung suaminya saat dalam penjara, Inggit pernah jalan kaki pergi-pulang Bandung-Sukamiskin sambil berjualan kecil-kecilan untuk menopang hidupnya.

Inggir merupakan orang yang setia mendampingi Soekarno pada saat diasingkan ke berbagai tempat Indonesia, termasuk pada saat Soekarno dibuang ke Ende, Flores.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Load More