- BMKG merilis peringatan dini cuaca ekstrem pada Sabtu (3/1/2026) pukul 09.50 WIB untuk wilayah Jakarta.
- Prakiraan menyebutkan hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang mulai pukul 10.00 WIB.
- Dampak awal meliputi Kepulauan Seribu Selatan dan Jagakarsa, diperkirakan berlangsung hingga pukul 12.00 WIB.
Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi cuaca ekstrem di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Peringatan penting tersebut dirilis secara resmi pada Sabtu (3/1/2026) pukul 09.50 WIB.
Masyarakat Ibu Kota diminta untuk segera meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan cuaca yang signifikan.
BMKG memprediksi adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur sejumlah titik.
Tak hanya guyuran hujan, fenomena atmosfer ini juga berpotensi dibarengi dengan sambaran kilat dan tiupan angin kencang.
Berdasarkan data pemantauan, kondisi cuaca buruk ini mulai mengintai sejak pukul 10.00 WIB.
Dalam keterangan resminya, BMKG merinci wilayah awal yang menjadi sasaran cuaca ekstrem tersebut.
"Berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada pukul 10:00 WIB di Kabupaten Kepulauan Seribu: Kepulauan Seribu Selatan. Kota Jakarta Selatan: Jagakarsa," bunyi tulisan di unggahan akun media sosial resmi mereka.
Namun, kewaspadaan tidak hanya berlaku bagi dua wilayah tersebut karena cakupan hujan deras diprediksi meluas dengan cepat.
Baca Juga: Hujan Deras Bikin 10 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang
Wilayah Jakarta Barat, Jakarta Timur, hingga perluasan area di Jakarta Selatan pun masuk dalam radar peringatan ini.
"Dapat meluas ke wilayah Kota Jakarta Barat: Kalideres, Kembangan. Kota Jakarta Selatan: Pasar Minggu, Kebayoran Lama, Cilandak, Kebayoran Baru, Pesanggrahan, Kota Jakarta Timur: Pasar Rebo, Ciracas," lanjut BMKG.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau untuk berhati-hati, mengingat prakiraan cuaca buruk ini cukup panjang.
"Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 12:00 WIB," tutup peringatan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk di Dunia, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar
-
Narasi Viral Ternyata Rekayasa! Polisi: Model Ansy Jan De Vrie Bukan Korban Begal
-
Peringati Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Transformasi Birokrasi Berbasis Data
-
'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR
-
Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla
-
Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati
-
Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!
-
Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma
-
Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat
-
Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi