Suara.com - Baru-baru ini mulai marak penipuan dengan memanfaatkan APK, yang dikirimkan sebagai dokumen undangan pernikahan palsu. Ketika dibuka, APK ini diprogram untuk dapat mengakses rekening bank yang terhubung pada aplikasi mobile banking. Beberapa tips membedakan undangan pernikahan asli dan palsu kemudian dapat Anda dapatkan di sini, sebagai salah satu langkah pencegahan penipuan.
Sebelum mengetahui ciri-ciri atau perbedaannya, Anda bisa simak cara kerja dari undangan palsu tersebut terlebih dahulu.
Cara Kerja Undangan Palsu Berformat APK
Saat undangan palsu dikirimkan melalui media sosial, maka akan ada file dengan format APK yang muncul dengan judul Undangan Pernikahan atau sejenisnya. Saat di klik, file ini akan meminta sebuah izin untuk mengakses aplikasi atau file lain.
File palsu ini hanya akan bekerja ketika seorang mengijinkan akses yang diminta ini. Jadi masyarakat diminta untuk waspada terkait hal tersebut, dan mencermati permintaan izin dan aplikasi atau file yang akan diinstal.
Ketika sudah berhasil masuk dan diijinkan, APK ini akan mulai bekerja untuk mengeruk data-data yang diinginkan oleh pelaku pengirimnya. Jika cukup sial, saldo uang digital dan rekening bank bisa saja terkuras habis.
Namun pada dasarnya, akses dan pengurasan saldo ini hanya bisa terjadi jika seorang oknum memiliki kredensial lengkap dari akun sasarannya.
Cara Membedakan Undangan Palsu dan Asli
Ada beberapa tips yang bisa digunakan untuk membedakan undangan pernikahan asli dan palsu ini. Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa cara mengetahui undangan online yang dikirim palsu atau tidak.
Baca Juga: LINK Download TikTok 18 Mod Apk, Aplikasi Tiktok Khusus Dewasa, Bawah 18 Tahun Dilarang Masuk
- Pertama, undangan asli selalu berbentuk tautan atau link, dan bukan aplikasi atau APK, hal ini bisa dilihat dari format saat pesan diterima. Format file .apk bisa menjadi salah satu indikasi yang mudah dikenali sebagai tanda undangan palsu.
- Kedua, file undangan palsu akan meminta izin instalasi. Jelas hal ini sangat mencurigakan, karena link undangan asli bisa langsung dibuka tanpa ada proses instalasi.
- Ketiga, dikirimkan oleh nomor tidak dikenal, tanpa identitas jelas pengirim dan tujuan pengiriman. Cermati pesan yang dikirimkan ini, dan pastikan semua identitasnya jelas dan Anda kenali.
- Keempat, lakukan konfirmasi. Jika semua identitas lengkap tersedia, maka jangan ragu untuk melakukan konfirmasi pada orang yang bersangkutan untuk memastikan undangan ini asli.
Beberapa tips membedakan undangan pernikahan asli dan palsu di atas semoga bisa menjadi bacaan yang berguna untuk Anda. Selalu lindungi diri dan keluarga dari risiko penipuan digital, dan waspada setiap saat!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
KPK Geledah Rumah Eks Pj Sekda Pati, Dalami Kasus Suap Jabatan Desa yang Jerat Sudewo
-
Jakarta Ramadan Festival 2026, Bundaran HI Tampil Bercahaya Selama Bulan Suci
-
KPK Ungkap Modus Mobil Operasional Berpindah-Pindah di Kasus OTT Bea Cukai
-
Nasib 185 Lapangan Padel Tak Berizin di Jakarta: DPRD Minta Penertiban Bertahap dan Berkeadilan
-
Ramadan dan Lebaran Ubah Pola Perjalanan, Mobilitas Makin Terkonsentrasi Jelang Hari H
-
Kejagung Ajukan Banding Vonis 9 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah
-
Diduga Ilegal, Satgas PKH Segel Tambang Nikel Milik Bos Malut United
-
H-10 Lebaran, Menteri PU Targetkan Pantura Barat Bebas Lubang
-
ICW Desak PT Agrinas Pangan Nusantara Buka Informasi Pengadaan Pikap untuk Koperasi Merah Putih
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi