Suara.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka kembali membalas 'nyinyiran' warganet dengan gaya khasnya yang menggelitik. Alih-alih emosi, putra Presiden Joko Widodo atau Jokowi ini memilih jalan 'damai' dengan mengeluarkan meme andalannya.
Ini setelah seorang warganet dengan nama akun @/yaniarsim meminta Gibran untuk mengaca. Menurut warganet ini, Gibran terlihat sangat bernafsu untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta di Pilkada 2024.
Warganet ini dengan menohok lantas meminta pemimpin kota Solo untuk mengaca. Pasalnya, ia menilai belum tentu warga ibu kota Indonesia mau Gibran memimpin sebagai Gubernur DKI Jakarta.
"Nafsu banget jadi Gubernur DKI Jakarta. Emang warga Jakarta mau? Ngaca," sahut warganet ini dengan menambahkan emoji meledek di Twitter, seperti dikutip Suara.com, Rabu (1/2/2023).
Cuitan nyelekit warganet itu ternyata dibaca oleh Gibran. Terbukti, kakak Kaesang Pangarep itu langsung memberikan balasan melalui akun Twitter resminya, @gibrantweet.
Uniknya Gibran tidak membalas dengan kata-kata secara emosi. Sebaliknya, ia hanya mengirimkan salah satu meme andalannya yang berasal dari film animasi Spongebob.
Meme bergambar beberapa ikan itu tampak memejamkan mata sambil mengalihkan wajah, seolah takut melihat sesuatu. Meme itu juga dilengkapi sebuah narasi berbahasa Indonesia yang cukup lucu.
"Tak sanggup melihat fakta seterang ini," demikian tulisan dalam meme tersebut yang diunggah Gibran.
Sontak, balasan Gibran yang tidak banyak berkata-kata dan memilih santai mengirimkan meme langsung mengundang atensi warganet. Cuitannya itu telah dibaca puluhan ribu orang dan mendapatkan ratusan tanda suka.
Warganet juga turut membanjiri kolom komentar dengan beragam pendapat. Mulai dari kocak sampai menyoroti akun yang menyinyiri si mas Wali.
"Santai mas, mereka itu emang sulit dimengerti," dukung warganet.
"Mas Wali Solo jadi Gubernur Jateng. Gubernur DKI biar mas Heru Budi Hartono saja yang melanjutkan. Okeh!" saran warganet.
"Bingung mau emosi apa ngakak," sahut warganet.
"Boleh dong punya cita-cita, masalah menang kalah Allah yang menentukan," dukung yang lain.
"Ojo mas wong (orang) Jakarta kakean (kebanyakan) drama," pesan warganet.
Berita Terkait
-
Ingin Berikan Jokowi Hadiah Angka Stunting Jakarta di Bawah 5 persen, Menkes Temui Heru Budi di Balai Kota
-
Lambang Bulan Sabit di Atas Masjid Sheikh Zayed Solo Patah, Warganet Pertanyakan Kekuatan Bangunan Langsung Dijawab Mas Wali: Santai
-
Respons Gibran Usai Fotonya Digandeng Megawati Viral: Baca Ekspresi Muka Saya, Itu Cukup Menjawab
-
Ditangan Gibran Wisata Jogjakarta Mulai Ditinggalkan dan Pindah ke Solo, Berikut Faktanya!
-
Bupati Kendal Mendadak Jadi Fotografer Gibran, Aksinya Disorot Warganet: Mungkin Bapak Dikira Sekertarisnya
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Santai Jelang Diperiksa Polisi, Haris Azhar: Klarifikasi Pandji Masih Tahap Ngobrol
-
Panik Gempa Dini Hari, Belasan Warga Bantul Luka-luka Akibat Terbentur saat Selamatkan Diri
-
Jaksa Sebut Temukan Bukti Tekanan Proyek Chromebook, Kesaksian PPK Berpotensi Beratkan Nadiem
-
Duduk Perkara Ketegangan Dishub DKI dan Sekelompok Pria di Tanah Abang Terkait Parkir Trotoar
-
Usut Manipulasi Pajak, Kejagung Tunggu Hasil Audit Penghitungan Kerugian Negara dari BPKP
-
Kemenkes Bangun 66 RS Tipe C di Daerah Terpencil, Apa Saja Fasilitas Canggihnya?
-
KPK Ungkap Ada Jatah Bulanan Rp7 Miliar ke Bea Cukai Agar Tak Cek Barang Bawaan PT Blueray
-
Terkuak! Alasan Kejagung Pertahankan Cekal Saksi Kasus Korupsi Pajak Walau KUHP Baru Berbeda
-
Skema Belajar Ramadan 2026: Pemerintah Minta Sekolah Perkuat Pendidikan Karakter
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak