Suara.com - Gempa bumi bermagnitudo 7,8 menghantam melanda Turki pada Senin (6/2/2023) sekitar pukul 04.00 pagi waktu setempat. Peristiwa ini pun turut dialami Suriah dan kekinian total korban meninggal dari dua negara sudah mencapai 28 ribu orang.
Dari gempa berkekuatan dahsyat itu, ada beragam kisah ajaib yang menyita perhatian publik. Hal ini pun didominasi oleh bayi dan anak-anak yang ditemukan selamat meski tertimbun dalam waktu lama di bawah reruntuhan bangunan.
1. Bayi Baru Lahir Selamat
Kisah ajaib datang dari bayi perempuan yang selamat ketika proses evakuasi gempa di Suriah. Ia diduga baru lahir beberapa menit sebelum akhirnya ditemukan oleh seorang penyelamat di bawah reruntuhan bangunan.
Ajaibnya lagi, bayi itu ditemukan dalam kondisi tali pusar yang masih menempel dengan sang ibu. Namun sayang, ibunya justru tidak selamat dari gempa besar tersebut. Proses evakuasi bayi ini pun terekam dalam sebuah video dan sudah beredar luas di beragam situs media sosial.
Bayi itu kekinian tengah menjalani perawatan di rumah sakit di Afrin. Kondisinya disebut stabil meski memiliki luka dan memar di tubuhnya. Saat dibawa, ia juga disebut mengalami hipotermia karena cuaca di sana memang sangat dingin.
2. Selamat Usai Tertimbun Selama Puluhan Jam
Melansir unggahan akun Twitter @Susarsan_K, seorang ibu dan ketiga anaknya ditemukan selamat setelah tertimbun reruntuhan bangunan selama 28 jam. Mereka berhasil diamankan dari distrik Nazip dengan kondisi tubuh yang penuh luka.
Ibu yang menjadi korban gempa itu kemudian menerima sorotan. Sebab, sebelum dievakuasi, ia sempat meminta jilbab kepada tim penyelamat untuk menutupi kepalanya. Tak lama, ia pun menerima benda itu dan langsung dipakainya agar bisa keluar.
Baca Juga: Prediksi PBB: Korban Tewas Gempa Turki-Suriah Bisa Sampai 50.000 Jiwa
Kisah serupa juga datang dari Helen, seorang bayi yang selamat usai tertimbun reruntuhan bangunan di provinsi Hatay Selatan selama 68 jam. Menurut laporan tim penyelamat, kondisi bayi yang ditemukan pada Jumat (9/2/2023) itu sehat.
Seorang anak perempuan berusia 10 tahun di Provinsi Hatay juga bertahan hidup di bawah reruntuhan, bahkan selama 90 jam lamanya. Saat pertolongan datang, ia sangat gembira hingga tepuk tangan. Setelah dievakuasi, ia disebut meminta susu.
3. Gadis Cilik Lindungi Adiknya dari Reruntuhan
Sempat ramai pula di media sosial, video yang memperlihatkan seorang gadis Suriah berusia sekitar tujuh tahun dengan adiknya. Ia melindungi kepala sang adik dengan tangannya dari reruntuhan bangunan ketika terjebak selama lebih dari 36 jam.
Dalam video yang beredar, gadis cilik yang bernama Mariam itu meminta tim penyelamat segera mengeluarkan dirinya dan sang adik. Di waktu tersebut, ia bahkan sampai berjanji akan menjadi pelayan si penyelamat jika memberi pertolongan.
4. Belasan Bayi Diselamatkan dengan Pesawat Jet
Berita Terkait
-
Prediksi PBB: Korban Tewas Gempa Turki-Suriah Bisa Sampai 50.000 Jiwa
-
Gelombang Pertama Bantuan Indonesia untuk Turki Dijadwalkan Tiba Hari Ini
-
Kisah-kisah Penyelamatan Penuh Mukjizat Korban Gempa Turki Usai Puluhan Jam Terkubur Reruntuhan
-
Korban Tewas Gempa Turki-Suriah Tembus 28.000 Orang, Jutaan Warga Kehilangan Tempat Tinggal
-
5 Artis Korea Bantu Korban Gempa Turki dan Suriah, Ada yang Menyumbang 360 Juta Won
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional