Suara.com - Menparekraf Sandiaga Uno mengingatkan kepada wisatawan yang berkunjung ke kebun binatang agar memahami bahwasannya tengah berkunjung ke habitat alam, sehingga pada suatu kesempatan tertentu, kemungkinan akan ada perilaku binatang yang cukup unik.
"Kita perlu lakukan penyesuaian karena kita sedang berwisata di habitat mereka. Jadi sosialisasi dan pemberian informasi yang lebih banyak bagaimana kita harus menyikapi jika menemui situasi tersebut," ujarnya dalam The Weekly Brief with Sandi Uno, Senin (13/2/2023).
Hal itu ia sampaikan usai viral sebuah video yang memperlihatkan singa menabrak mobil pengunjung di Taman Safari Prigen, Jawa Timur.
Kejadian itu, kata dia, fenomena alam yang tidak akan berdampak pada penurunan minat wisatawan berbasis konservasi, termasuk juga kebun binatang baru yakni Solo Safari, Jawa Tengah.
Sebelumnya, ramai dibicarakan di media sosial dua ekor singa tengah berkelahi dan berlari mengarah ke mobil pengunjung Taman Safari Prigen, Jawa Timur pada Sabtu (11/2/2023).
Hal itu berujung salah seekor singa yang menabrak mobil pengunjung berkelir merah hingga penyok bagian belakang.
Sementara itu, Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memberikan peringatan kepada pengunjung agar tidak menghentikan kendaraan di area satwa buas, setelah insiden singa menabrak mobil pengunjung di TSI Prigen, Jawa Timur.
"Kendaraan tidak boleh berhenti ketika memasuki area satwa buas karena perilaku satwa di Taman Safari dibiarkan bebas beraktivitas," kata General Manager TSI Cisarua, Bogor, Emeraldo Parengkuan.
Baca Juga: Mobilnya Viral Ditabrak Singa, Pemilik Ngaku Tak Mau Damai Apalagi Salaman
Berita Terkait
-
Merry Riana Ungkap Sikap Tak Biasa Saat Anies Baswedan Jelaskan Soal Utang yang Belum Lunas di Pilkada DKI: Buat Saya Kagum
-
Soal Anies Baswedan Punya Hutang Rp50 Miliar ke Sandiaga Uno, Fahri Hamzah Ikut Buka Suara
-
Utang Rp 50 Miliar Lunas Usai Anies Baswedan Berkuasa, Fahri Hamzah Cium Aroma Kongkalikong, dengan Cukong?
-
CEK FAKTA: Prabowo dan Sandiaga Uno Kompak Menyerang Nasib Anies Baswedan Berakhir Tragis, Benarkah?
-
Bos PPP Klaim Prabowo Izinkan Sandiaga Uno Hijrah ke Partai Lambang Ka'bah, Dasco Buka Suara
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara