Suara.com - Wakil Bupati (wabup) Indramayu, Lucky Hakim, mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya pada Senin (13/2/2023). Kabar ini diketahui setelah sebuah surat yang ia buat dan kirim kepada DPRD Indramayu beredar luas.
Atas dasar kabar pengunduran dirinya tersebut, membuat rekam jejak Lucky Hakim selama menjabat sebagai Wakil Bupati Indramayu turut menuai rasa penasaran. Untuk itu, Suara.com telah merangkumnya.
Rekam Jejak Lucky Hakim
Lucky Hakim resmi menjadi Wakil Bupati Indramayu mendampingi Nina Agustina, anak dari mantan Kapolri Da'i Bachtiar untuk periode 2021-2026. Kemenangan itu diraih usai mereka menerima 313.768 suara dalam pemilihan umum 2020.
Selama menjabat sebagai wabup Indramayu, Lucky Hakim sempat dituduh tidak pernah hadir dalam rapat paripurna DPRD setempat. Setelah mengetahui tuduhan ini, ia langsung membantahnya.
Ia mengaku bahwa dirinya dalam kurun waktu satu tahun sampai tuduhan itu muncul, tidak pernah menerima undangan rapat. Kalaupun dapat, undangan tersebut diterimanya setelah rapat selesai. Oleh karenanya, ia tidak hadir di tiap rapat DPRD.
"Saya juga pengen tahu, dari tahun lalu saya tidak pernah diundang. Saya pengen tahu juga ke mana bukti undangan selama ini, selama setahun yang nggak pernah diundang," ungkap Lucky Hakim seperti yang dikutip Suara.com, Kamis (15/9/2022).
"Ini ada undangan yang tanggal 2 September, undangannya baru sampai ke saya tanggal 12 September. Ini tanda buktinya, ya, dan undangannya juga," lanjutnya.
Lucky Hakim kemudian menantang pimpinan dan seluruh anggota DPRD Indramayu untuk debat terbuka. Saat itu, ia juga ingin momen tersebut disiarkan secara langsung. Ia bahkan siap dievaluasi kerja dan meminta pembahasan anggaran DPRD dibuka.
Dalam menampik tudingan itu, Lucky akhirnya menghadiri langsung rapat di Gedung DPRD Indramayu. Sebelum masuk, ia membagikan minuman kepada para pendemo yang ada di depan area gedung. Hal ini lantas membuatnya disorot.
Saat ditanya wartawan, Lucky Hakim mengaku hal itu bukan dilakukan dengan sengaja. Ia sebetulnya hanya ingin mengadiri rapat paripurna, yang setelah ditunggunya selama 5 jam tak kunjung dimulai. Saat menunggu, ia melihat para pendemo di gerbang.
Para pengunjuk rasa disebutnya tengah mogok makan. Dikarenakan cuaca yang sangat panas, Lucky Hakim khawatir ada dari mereka yang mengalami dehidrasi. Untuk itu, ia membagi-bagikan minuman.
Lalu, dalam Rapat Dengar Pendapat bersama 4 Komisi DPRD, pada Senin (10/10/2022), Lucky hakim membeberkan seperti apa kondisinya selama satu tahun terakhir. Ia juga menerima pertanyaan terkait pengakuannya yang kesulitan mengemban tugas Wakil Bupati.
Di sisi lain, sebelum menjabat wabup Indramayu, Lucky pernah mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Wali Kota Bekasi pada tahun 2012. Ia saat itu berpasangan Dadang Mulyadi, namun gagal memperoleh kemenangan.
Selang dua tahun, pria yang mulai dikenal sebagai aktor itu daftar menjadi caleg DPR RI dari PAN. Ia pun berhasil menjadi anggota DPR RI, Dapil (daerah pemilihan) Jabar VI untuk periode 2014-2018.
Berita Terkait
-
Respons Gerindra Usai Lucky Hakim Mundur Jadi Wabup Indramayu
-
Aktor Lucky Hakim Mengundurkan Diri dari Jabatan Wakil Bupati Indramayu
-
Gerindra Belum Terima Surat Pengunduran Diri Lucky Hakim: Kami Tak Pernah Diajak Bicara
-
Lucky Hakim Dikabarkan Mundur Sebagai Wakil Bupati Indramayu, Hoax atau Fakta?
-
Profil dan Rekam Jejak Budi Waseso, Bakal Gantikan SYL Jadi Menteri Pertanian?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama