News / Nasional
Rabu, 15 Februari 2023 | 20:53 WIB
Giorgio Ramadhan sopir Fortuner arogan resmi jadi tersangka dan ditahan di Mapolres Metro Jakarta Selatan. (bidik layar)

Kekinian, sopir Fortuner arogan itu telah ditahan polisi dan berstatus tersangka. Pelaku bernama Giorgio Ramadhan, disinyalir anak seorang pengacara terkenal.

Berdasarkan penelusuran, Giorgio disebut-sebut adalah anak dari lawyer kenamaan berinisial AB. Hal ini diduga diketahui dari akun Facebook pribadi sang ayah. Pada akun itu AB mengunggah foto sang anak dengan beberapa komentar menunjukkan jika Giorgio adalah anak AB.

Giorgio disebut sebagai seorang lulusan Sarjana S1 yang kini sedang magang. Nama pria 24 tahun itu tercatat sebagai lulusan Ilmu Hukum dari salah satu Universitas terkemuka di Indonesia.

Fortuner Pelat Dinas Polri

Sebelumnya, sebuah mobil Toyota Fortuner bernomor dinas Polri 3110-00 menerobos lampu merah hingga menabrak pemotor di Rawamangun, Jakarta Timur.

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Wilayah Jakarta Timur, AKP Ediyono menyebut bahwa pengemudi mobil tersebut merupakan pria berinisial YA. Sosok YA bukanlah anggota Polri, melainkan menantu seorang perwira Polri yang berdinas di Polda Lampung.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, YA mengaku bahwa mobil tersebut merupakan milik mertuanya. Saat ini, mobil itu ditahan sebagai barang bukti. Dari hasil pemeriksaan, YA mengakui tentang kesalahannya menerobos lampu merah.

Fortuner berpelat Polisi tabrak pemotor. [Istimewa]

Sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengklaim bahwa plat nomor dinas Polri yang digunakan oleh pengemudi Fortuner tersebut palsu. "Nomor polisi yang digunakan ini adalah palsu," ujar Trunoyudo kepada wartawan, Selasa (7/2).

Trunoyudo juga menjelaskan bahwa pengemudi merupakan masyarakat sipil dan bukanlah anggota Polri.

Baca Juga: INFOGRAFIS: 'Cookie' Si Raja Jalanan

Video terkait dengan peristiwa kecelakaan tersebut sempat beredar di media sosial hingga viral. Dalam keterangannya disebut-sebut terjadi pada hari Selasa (7/2).

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @fakta.jakarta, Fortuner berkelir hitam tersebut disebut-sebut sempat kabur setelah menabrak pengendara motor. "Mobil Dinas Polri masuk jalur busway dari arah Pulogadung menuju arah Jalan Pramuka, pas di lampu merah Mal Arion, mobil menerobos dan menabrak sepeda motor," tulis akun tersebut.

"Mobil dinas akhirnya tertangkap dengan jarak kurang lebih 500 meter dari TKP,” lanjutnya.

Terbaru, polisi mengungkap alasan mobil Fortuner menerobos lampu merah. Ediyono menyebutkan pada saat itu Fortuner yang dikemudikan oleh YA melaju dari arah timur menuju arah barat.

Pada saat di perempatan Aldiron, Rawamangun, mobil tersebut terjebak di tengah-tengah, sementara lampu lalu lintas sudah berwarna merah. YA pun tidak bisa memundurkan kendaraannya dikarenakan di belakang ada kendaraan yang lain.

Akhirnya ia pun memilih maju dan menerobos lampu merah. Pada saat tu, dua pemotor yang melaju dari arah selatan menuju utara mempersilahkan YA untuk melintas, tetapi seorang pemotor melaju hingga mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.

Kemudian, pengemudi mobil Fortuner tersebut memarkirkan kendaraannya ke bahu jalan. Korban pun dibawanya ke rumah sakit untuk diberikan perawatan. Pengemudi YA sudah mengakui kesalahannya karena telah menerobos lampu merah.

Aksi Koboi Sopir Fortuner

Aksi koboi jalanan kembali terjadi. Kali ini, pengemudi mobil Toyota Fortuner yang terekam menodongkan senjata di jalanan. Peristiwa itu viral setelah rekaman video dari pria berkacamata dan mengenakan kaos warna hitam itu diunggah akun Instagram @Merekamjakarta.

Dari video yang beredar, pria yang menodongkan diduga senjata api kepada pengendara lain itu terjadi di perempatan lampu merah Jalan Baladewa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (2/4/2021) dini hari. Tampak, pria berkacamata itu mengendarai  mobil Toyota Fortuner warna hitam dengan pelat nomor B 1673 SJV.

Ditulis @Merekamjakarta, penodongan pistol berawal dari kecelakaan antara mobil Fortuner dan Honda Vario bernomor pelat AD 2471 ASF. Saat itu, pengendara Fortuner melaju dari arah Pondok Kopi ke arah Jatinegara.

Kemudian, motor Vario melaju dari arah Jembatan Kelurahan 4 melaju ke arah Jalan Baladewa. “Pengendara mobil Fortuner diduga di bawah pengaruh alkohol hingga menabrak pengendara motor, dua orang perempuan yang berboncengan. Saat itu, motor dari arah Jembatan Kelurahan 4 sedang lampu hijau,” ujar saksi mata bernama Joni di lokasi dalam pesan kepada @MerekamJakarta, dini hari tadi.

Pengendara motor kemudian jatuh dan ditolong oleh pengendara lain dan warga. Joni menyebutkan, pengendara Fortuner tersebut marah-marah. “Mobil tidak kabur dan justru malah menantang warga. Dia merasa tidak terima setelah nabrak,” ujar Joni.

Pengendara Fortuner kemudian berbicara dengan nada tinggi kepada sejumlah pengendara motor dan warga. Tak lama berselang, sang pengendara Fortuner mengeluarkan sebuah pistol dan mengarahkan ke arah orang yang membantu pengendara motor. “Pengendara Fortuner mengaku tinggal di Permata Hijau. Dia bilang sendiri. Saya juga agak kaget melihat sang pemilik Fortuner mengeluarkan pistolnya,” tambah Joni.

Pengendara Fortuner terlihat sendirian mengendarai mobil. Ia kemudian langsung pergi setelah mengeluarkan dan menodongkan pistol. “Jalan ya, gue jalan aja ya. Ya,” teriak pengendara Fortuner.

“Yaudah jalan aja, jalan aja,” balas warga.

Load More