Kekinian, sopir Fortuner arogan itu telah ditahan polisi dan berstatus tersangka. Pelaku bernama Giorgio Ramadhan, disinyalir anak seorang pengacara terkenal.
Berdasarkan penelusuran, Giorgio disebut-sebut adalah anak dari lawyer kenamaan berinisial AB. Hal ini diduga diketahui dari akun Facebook pribadi sang ayah. Pada akun itu AB mengunggah foto sang anak dengan beberapa komentar menunjukkan jika Giorgio adalah anak AB.
Giorgio disebut sebagai seorang lulusan Sarjana S1 yang kini sedang magang. Nama pria 24 tahun itu tercatat sebagai lulusan Ilmu Hukum dari salah satu Universitas terkemuka di Indonesia.
Fortuner Pelat Dinas Polri
Sebelumnya, sebuah mobil Toyota Fortuner bernomor dinas Polri 3110-00 menerobos lampu merah hingga menabrak pemotor di Rawamangun, Jakarta Timur.
Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Wilayah Jakarta Timur, AKP Ediyono menyebut bahwa pengemudi mobil tersebut merupakan pria berinisial YA. Sosok YA bukanlah anggota Polri, melainkan menantu seorang perwira Polri yang berdinas di Polda Lampung.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, YA mengaku bahwa mobil tersebut merupakan milik mertuanya. Saat ini, mobil itu ditahan sebagai barang bukti. Dari hasil pemeriksaan, YA mengakui tentang kesalahannya menerobos lampu merah.
Sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengklaim bahwa plat nomor dinas Polri yang digunakan oleh pengemudi Fortuner tersebut palsu. "Nomor polisi yang digunakan ini adalah palsu," ujar Trunoyudo kepada wartawan, Selasa (7/2).
Trunoyudo juga menjelaskan bahwa pengemudi merupakan masyarakat sipil dan bukanlah anggota Polri.
Baca Juga: INFOGRAFIS: 'Cookie' Si Raja Jalanan
Video terkait dengan peristiwa kecelakaan tersebut sempat beredar di media sosial hingga viral. Dalam keterangannya disebut-sebut terjadi pada hari Selasa (7/2).
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @fakta.jakarta, Fortuner berkelir hitam tersebut disebut-sebut sempat kabur setelah menabrak pengendara motor. "Mobil Dinas Polri masuk jalur busway dari arah Pulogadung menuju arah Jalan Pramuka, pas di lampu merah Mal Arion, mobil menerobos dan menabrak sepeda motor," tulis akun tersebut.
"Mobil dinas akhirnya tertangkap dengan jarak kurang lebih 500 meter dari TKP,” lanjutnya.
Terbaru, polisi mengungkap alasan mobil Fortuner menerobos lampu merah. Ediyono menyebutkan pada saat itu Fortuner yang dikemudikan oleh YA melaju dari arah timur menuju arah barat.
Pada saat di perempatan Aldiron, Rawamangun, mobil tersebut terjebak di tengah-tengah, sementara lampu lalu lintas sudah berwarna merah. YA pun tidak bisa memundurkan kendaraannya dikarenakan di belakang ada kendaraan yang lain.
Akhirnya ia pun memilih maju dan menerobos lampu merah. Pada saat tu, dua pemotor yang melaju dari arah selatan menuju utara mempersilahkan YA untuk melintas, tetapi seorang pemotor melaju hingga mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.
Kemudian, pengemudi mobil Fortuner tersebut memarkirkan kendaraannya ke bahu jalan. Korban pun dibawanya ke rumah sakit untuk diberikan perawatan. Pengemudi YA sudah mengakui kesalahannya karena telah menerobos lampu merah.
Aksi Koboi Sopir Fortuner
Aksi koboi jalanan kembali terjadi. Kali ini, pengemudi mobil Toyota Fortuner yang terekam menodongkan senjata di jalanan. Peristiwa itu viral setelah rekaman video dari pria berkacamata dan mengenakan kaos warna hitam itu diunggah akun Instagram @Merekamjakarta.
Dari video yang beredar, pria yang menodongkan diduga senjata api kepada pengendara lain itu terjadi di perempatan lampu merah Jalan Baladewa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (2/4/2021) dini hari. Tampak, pria berkacamata itu mengendarai mobil Toyota Fortuner warna hitam dengan pelat nomor B 1673 SJV.
Ditulis @Merekamjakarta, penodongan pistol berawal dari kecelakaan antara mobil Fortuner dan Honda Vario bernomor pelat AD 2471 ASF. Saat itu, pengendara Fortuner melaju dari arah Pondok Kopi ke arah Jatinegara.
Kemudian, motor Vario melaju dari arah Jembatan Kelurahan 4 melaju ke arah Jalan Baladewa. “Pengendara mobil Fortuner diduga di bawah pengaruh alkohol hingga menabrak pengendara motor, dua orang perempuan yang berboncengan. Saat itu, motor dari arah Jembatan Kelurahan 4 sedang lampu hijau,” ujar saksi mata bernama Joni di lokasi dalam pesan kepada @MerekamJakarta, dini hari tadi.
Pengendara motor kemudian jatuh dan ditolong oleh pengendara lain dan warga. Joni menyebutkan, pengendara Fortuner tersebut marah-marah. “Mobil tidak kabur dan justru malah menantang warga. Dia merasa tidak terima setelah nabrak,” ujar Joni.
Pengendara Fortuner kemudian berbicara dengan nada tinggi kepada sejumlah pengendara motor dan warga. Tak lama berselang, sang pengendara Fortuner mengeluarkan sebuah pistol dan mengarahkan ke arah orang yang membantu pengendara motor. “Pengendara Fortuner mengaku tinggal di Permata Hijau. Dia bilang sendiri. Saya juga agak kaget melihat sang pemilik Fortuner mengeluarkan pistolnya,” tambah Joni.
Pengendara Fortuner terlihat sendirian mengendarai mobil. Ia kemudian langsung pergi setelah mengeluarkan dan menodongkan pistol. “Jalan ya, gue jalan aja ya. Ya,” teriak pengendara Fortuner.
“Yaudah jalan aja, jalan aja,” balas warga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol
-
Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau
-
Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi
-
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri
-
Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya
-
Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?