Suara.com - Wilayah Turki kembali diguncang gempa, kali ini berkekuatan magnitudo 6,3 pada Senin (20/2/2023) waktu setempat. Gempa baru itu dilaporkan menewaskan tiga orang dan ratusan lainnya terluka.
Gempa baru di Turki itu tepat dua pekan pasca-gempa besar yang melanda wilayah bagian Selatan Turki dan Suriah hingga menelan puluhan ribu korban jiwa.
Badan Penanggulangan Bencana dan Darurat Turki (AFAD) melaporkan, gempa baru itu melanda wilayah Provinsi Hatay di sisi selatan Turki dekat perbatasan Suriah.
Menyitat laman CNN International, Selasa (21/2/2023), Menteri Dalam Negeri Turki, Suleyman Soylu mengatakan, pusat gempa berada di distrik Defne di Provinsi Hatay seraya menambahkan bahwa telah terjadi 26 gempa susulan.
Soylu mengatakan, akibat gempa itu, sedikitnya 3 orang tewas dan 213 lainnya luka-luka. Tim penyelamat tengah menyisir di beberapa bangunan.
Sementara itu, di sisi barat laut Suriah, ada lebih dari 130 orang cedera, kata kelompok penyelamat sukarelawan White Helmets. Gempa tersebut juga menyebabkan runtuhnya sejumlah bangunan yang sudah terlanjur diterjang gempa sebelumnya.
"Tim kami sedang bekerja untuk membawa yang terluka ke rumah sakit, memeriksa desa dan kota yang terkena dampak, dan memindahkan puing-puing untuk membuka jalan bagi ambulans," kata White Helmets.
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) awalnya melaporkan gempa tersebut berkekuatan 6,4 pada kedalaman 10 kilometer sebelum merevisinya menjadi berkekuatan 6,3.
Wakil Presiden Turki Fuat Oktay Senin pagi meminta masyarakat "untuk tidak memasuki gedung yang rusak, terutama untuk mengambil barang-barang mereka."
Baca Juga: Lini Masa Karier Christian Atsu: Eks Bintang Chelsea Tewas di Gempa Turki
Berita Terkait
-
Warga Diminta Tak Panik soal Temuan Gunung Bawah Laut di Pacitan
-
Jadi Korban Gempa Turki, Cita-cita Irma Mengontrak Rumah di Bali Tak Terwujud
-
Lini Masa Karier Christian Atsu: Eks Bintang Chelsea Tewas di Gempa Turki
-
2 Jenazah WNI Korban Gempa Turki Dipulangkan 22 Februari
-
Menlu Retno Ungkap WNI Meninggal Akibat Gempa Turki Jadi 4 Orang
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen