Suara.com - Irjen Teddy Minahasa disebut-sebut pernah menawarkan AKBP Dody Prawiranegara untuk bergabung dengan pihaknya. Teddy mengajak Dody agar mengambing hitamkan Syamsul Maarif dalam kasus menjual barang bukti narkoba jenis sabu hasil sitaan.
Hal itu diungkapkan oleh orang tua Dody, Irjen (Purn) Maman Supratman, seusai menjenguk Dody di Rutan Polres Metro Jakarta Barat, pada Jumat (24/2/2023).
Tak hanya itu, Maman juga mengaku, jika Teddy sudah mempersiapkan sejumlah biaya untuk menyewa pengacara, jika Dody bersedia bergabung dipihaknya.
"Dia telepon saya, dia bilang 'saya Teddy Minahasa, saya ada masalah dengan Dody. Saya minta Dody bergabung dengan saya dan seluruh biaya akan saya tanggung'," kata Maman.
Maman saat itu tidak terlalu merespon percakapan Teddy, gegara ia punya penyakit jantung. Sehinggan saat itu, Maman menyerahkan masalah itu kepada istri Dody, Rakhma.
"Setelah itu dia telpon istrinya (Rakhma), dan bahkan dia mengaku bahwa dia anak teman saya, namanya almarhum Sugiri. Tidak mungkinlah leting saya sudah punya anak seorang jenderal bintang dua, paling tinggi Kombes lah kalau anaknya teman saya itu," paparnya.
Sementara itu, kuasa hukum Dody, Adriel Viari Purba mengatakan bahwa pihaknya menafsirkan soal ajakan Teddy terhadap Dody untuk berada dalam kubu yang sama, hanya untuk meringgankan Teddy dalam perkara ini.
"Saya menafsirkan bareng-bareng sama pihak keluarga, oh dia (TM) mengajak bareng-bareng, ngajak bergabung satu kubu untuk meringankan dia,” kata Adriel.
Usai adanya tawaran itu, lanjut Adriel, Rakhma menayakan hal tersebut kepada Dody. Dody saat itu menolak dengan tegas tawaran Teddy. Dody saat itu, ingin menceritakan perkara ini secara sebenar-benarnya.
Baca Juga: Rekam Jejak 'Nakal' Kompol Kasranto: Jual Sabu, Uangnya Buat Nafkahi Anak Istri
“Habis itu istrinya pak Dody nanya ke pak Dody saat itu, dan pak Dody menjawab tidak mau bergabung, dia mau menceritakan yang sebenar-benarnya," ungkap Adriel.
Adriel menambahkan, jika saja Dody menerima tawaran Teddy untuk bergabung di pihaknya, maka yang akan menjadi kambing hitam dalam perkara ini yaitu Syamsul Maarif.
“Di situ dia bilang, ‘ayo sama-sama kita buang badan ke Syamsul Maarif’,” ujarnya.
Dalam perkaranya, Dody Prawiranegara didakwa kasus peredaran narkotika yang menyeret mantan Kapolres Metro Jakarta Barat. Selain Teddy ada sederet nama yang juga terjerat, yakni Kompol Kasranto, Aiptu Janto P. Situmorang, Linda Pujiastuti, Muhammad Nasir dan Syamsul Maarif.
Dalam perkara ini semua terdakwa didakwa dengan Pasal 114 Ayat 2 Subsider Pasal 112 Ayat 2 Juncto Pasal 55 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing