"Belum pernah (lihat ada mobil ke sini), yang dibawa motor butut aja, sepeda motor roda dua, jadi gimana mau punya mobil, kerjanya juga gitu kasihan," kata Kamso.
"Ekonominya bisa dibilang pas-pasan lah ya makanya keluarganya taruh di kampung dia berjuang di sini, cari nafkah di Jakarta itu. Sekarang logikanya punya mobil dari mana? Kontrak dulu masih jaman Rp 300 ribu per bulan gitu," sambungnya.
3. Ahmad Saefudin Sudah Tak Tinggal di Alamat Tertulis
Gang Jati tempat tinggal Ahmad Saefudin memiliki ukuran sangat sempit yakni sekitar dua meter.
Bekas rumah Saefudin ternyata tidak tepat berada di Gang Jati namun berada di celah gang yang lebih sempit.
Bangunan rumah kontrak Ahmad itu warna ungu muda dengan lebarnya tak sampai 4 meter dengan tinggi sekitar 3 meter. Di depan rumah kontrakan itu dipenuhi dengan perabotan rumah tangga yang berserakan serta tali jemuran.
Halaman rumah itu juga sangat sempit, sehingga hanya muat untuk parkir satu sepeda motor. Selain itu tidak ada lahan parkir mumpuni untuk mobil di sekitar lokasi. Menurut keterangan ketua RT, Ahmad Saefudin terakhir kali tinggal di rumah itu pada 2007 silam.
4. Pemilik Rubicon Tinggal di Gang Daerah Mampang
Sebelumnya tim KPK telah berhasil melacak identitas pemilik Rubicon yang digunakan Mario Dandy. Hasilnya sosok pemilik Rubicon itu tinggal di gang sempit di daerah Mampang.
"Rubicon ya, minggu lalu tim sudah di lapangan. Kita datangi alamat yang kita punya gang di daerah Mampang," kata Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan pada Rabu (1/3/2023).
Baca Juga: Diduga Catut Nama Cleaning Service di Mobil Rubicon Mario Dandy, Rafael Pakai Modus Koruptor?
5. Pengakuan Rafael Soal Rubicon
Sementara itu, Rafael Alun mengaku Rubicon itu memang dibelinya dari Ahmad Saeufin. Namun Rafael menyebut kendaraan itu dijual kembali ke kakaknya, tanpa melakukan balik nama.
Meski demikian KPK tidak percaya begitu saja dengan pengakuan Rafael. Kekinian KPK melakukan penulusuran soal kepemilikan kendaraan itu termasuk transaksi pembeliannya di bank. Sementara itu soal Harley Davidson yang juga sempat dipamerkan Mario Dandy, dipastikan KPK bodong atau alias tidak memiliki surat-surat resmi.
Tag
Berita Terkait
-
Diduga Catut Nama Cleaning Service di Mobil Rubicon Mario Dandy, Rafael Pakai Modus Koruptor?
-
6 Fakta Ahmad Saefudin, Cleaning Service yang Diklaim Jadi Pemilik Awal Rubicon Rafael Alun
-
Modus Rafael Alun Sembunyikan Harta Kekayaan, Gunakan Nomine Sampai Identistas Cleaning Service
-
Nah Lho! Usai Pamer Harta di Medsos, Pejabat Bea Cukai DIY Eko Darmanto Dipanggil KPK Selasa Depan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik