News / Nasional
Jum'at, 03 Maret 2023 | 23:54 WIB
Sejumlah petugas mengevakuasi korban meninggal kebakaran Depo Pertamina Plumpang,kawasan Jalan Koramil, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, Jumat (3/3/2023). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat).

Suara.com - TNI dan Polri akan mendirikan posko untuk korban terdampak kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara.

Hal ini disampaikan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran saat meninjau langsung lokasi kebakaran bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Untung Budiharto.

"Sudah disampaikan tadi sama Pangdam kita buat posko," kata Fadil di lokasi, Jumat (3/3/2023) malam.

Fadil menjelaskan didirikannya posko ini untuk menampung para korban yang terdampak. Di samping itu juga untuk mempermudah konsolidasi antar personel dan tim SAR gabungan.

"Sama-sama memberikan pertolongan untuk konsolidasi personel dan sebagainya," katanya.

Sebelumnya Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan menyebut berdasar data sementara total ada 14 korban meninggal dunia dan 28 terluka. Seluruh korban dievakuasi ke RS Pelabuhan, RSUD Koja, dan RS Mulya Sari.

"Korban 14 meninggal dunia dan 28 dirawat" ungkapnya.

Sedangkan wilayah yang terdampak akibat peristiwa kebakaran ini mencakup dua RW. Gidion belum bisa memastikan apa penyebab daripada kebakaran ini karena tim tengah fokus mengevakuasi korban dan memadamkan api.

"Ada dua RW yang terkena dampak dan saat ini kami dengan TNI, Polri, Damkar serta stakeholder fokus pemadaman api dan pencarian korban," pungkasnya.

Baca Juga: Beredar Foto Diduga Korban Ledakan Depo Pertamina Pelumpang

Load More