Suara.com - Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan keprihatinan dan duka yang mendalam untuk korban meninggal maupun luka-luka dari peristiwa kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta.
"Semoga mereka yang wafat mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, yang sakit diberikan kesembuhan, keluarga, dan masyarakat yang tertimpa musibah diberikan kesabaran," ujar Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti di Jakarta, Sabtu (4/3/2023).
Sebelumnya Depo Pertamina yang terbakar merembet ke pemukiman warga di Jalan Tanah Merah Bawah RT 12 RW 09, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.
Insiden itu terjadi pada Jumat sekitar pukul 20.16 WIB. Kobaran api membumbung tinggi dan membuat langit di sekitar lokasi kejadian menjadi gelap karena tertutup asap hitam. Hingga saat ini pihak-pihak terkait tengah menyelidiki muasal dari musibah tersebut.
Warga yang terdampak diungsikan ke beberapa titik pengungsian yang disediakan pemerintah maupun di gedung-gedung. Sementara warga yang mengalami luka bakar, dirawat di sejumlah rumah sakit.
Abdul Mu'ti menyampaikan Muhammadiyah mengapresiasi komitmen pemerintah yang akan menanggung dan membantu biaya pengobatan. Di sisi lain, menurut dia, perlu dilakukan investigasi mendalam atas insiden tersebut.
"Polisi perlu terus melakukan investigasi dan penyelidikan terkait penyebab kebakaran," ujarnya.
Sementara itu Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan siap menangani dan memberi perawatan medis kepada seluruh korban kebakaran Depo Pertamina di Plumpang, Koja, Jakarta Utara.
Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan petugas gabungan terus bekerja menyisir tempat kebakaran di Depo Pertamina Plumpang, Koja Jakarta Utara, untuk mencari para korban yang belum ditemukan dan mungkin tertimbun reruntuhan bangunan di sekitar Jalan Koramil dan area kejadian.
"Kami sudah mempersiapkan semuanya, obat-obatan semoga cukup, paramedis cukup, ambulans kami kerahkan," kata Heru.
Seluruh korban yang dirawat di RSUD Koja sudah ditangani. "Mudah-mudahan, kami doakan bisa teratasi dan bisa melewati, jika yang kritis semoga bisa sembuh kembali," katanya. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Tragedi Kebakaran Depo Plumpang, Legislator DPR: Pertamina Harus Bertanggung Jawab!
-
Kapolri Dan Kabareskrim Tinjau TKP Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Rumah Hancur-Hangus Jadi Pemandangan
-
Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Sangat Butuh Popok Untuk Lansia
-
Suasana Terkini Kebakaran Plumpang: Petugas Sibuk Pendinginan, Warga Malah Nekat Mendekat Rekam-rekam Video
-
Polri Turun Tangan Identifikasi Penyebab dan Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba