"Ya jadi ini musibah ya, innalillahi wa innailaihi rajiun, kita sabar nih, semua tidak mau tidak ingin, pemerintah tidak ingin semua ini terjadi," kata Maruf, Sabtu (4/3/2023).
Maruf memastikan semua warga yang menjadi korban pasti tertangani. Termasuk korban-korban yang dinyatakan meninggal dunia.
Ia lantas bertanya kepada warga, apakah ada yang pernah mengalami sebelumnya peristiwa kebakaran pada 2009 silam.
"Ini pernah kena kebakaran dulu ya?," tanya Maruf ke warga.
"Pernah," saut warga.
"Tahun berapa?," tanya lagi Maruf.
"2008, 2009," saut lagi warga.
"2009, 2009 ya? Sekarang kena lagi ya? Nggak kapok? Nggak takut?," timpal lagi Maruf.
Lebih lanjut, Maruf pun menyampaikan, bahwa pemerintah berencana akan melakukan penataan ulang. Menurutnya, hal itu penting dilakukan agar warga aman dari bencana khususnya kebakaran.
Baca Juga: Diduga Disusupi PMKS, Jumlah Pengungsi Depo Pertamina Plumpang di Markas PMI Bertambah
Untuk itu, Maruf pun meminta warga agar mau nurut jika nanti pemerintah melakukan penataan ulang.
"Nanti akan ditata ya supaya aman, nanti ini pak Menteri BUMN sama dengan Gubernur DKI nanti akan menata ibu-ibu sekalian, bapak-bapak sekalian supaya nanti aman. Mau aman atau tidak? nanti kalau ada pemerintah melakuka penataan, nurut ya bu ya? Untuk kepentingan kita semua," tuturnya.
"Saya kira itu, sabar ya, ini semuanya adalah musibah, jadi pemerintah memperhatikan dan ini pak Erick ini Menteri BUMN, jadi Pertamina ini di bawah penguasaan beliau," sambungnya.
Berita Terkait
-
Bertambah, Total 8 Jenazah Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Sudah Teridentifikasi, Berikut Nama-namanya!
-
Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Diusulkan Direlokasi ke Wisma Atlet, Pj Gubernur DKI: Kami Siap Saja
-
Kapolri: 14 Orang Diperiksa Kasus Kebakaran Depo Pertamina Plumpang
-
Setuju Relokasi, DPRD DKI Usul Korban Kebakaran Depo Plumpang Tinggal di Wisma Atlet
-
Diduga Disusupi PMKS, Jumlah Pengungsi Depo Pertamina Plumpang di Markas PMI Bertambah
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Molor Setahun! Proyek SDN Cipete Utara 01 Paksa Orang Tua Korbankan Jam Kerja Demi Anak
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati