Suara.com - PT Pertamina (Persero) memberikan fasilitas rumah kontrakan kepada korban kebakaran Depo BBM Plumpang. Fasilitas rumah kontrakan ini diberikan secara gratis oleh Pertamina.
VP Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menjelaskan, fasilitas kontrakan gratis ini diberikan selama tiga bulan saja.
"Biaya kontrakan akan diterima masyarakat yang rumahnya terdampak dengan total Rp1,2 Juta per bulan selama tiga Bulan," ujarnya saat dihubungi Suara.com, Senin (13/2/2023).
Selain itu, lanjut Irto, Pertamina juga memberikan tambahan biaya Rp2 juta untuk kebutuhan kontrakan itu. Sehingga, total dana yang diberikan untuk fasilitas kontrakan sebesar Rp5,6 juta.
"Pertamina terus berkomitmen membantu pemulihan korban dan masyarakat yang terdampak insiden Integrated Terminal Jakarta," kata Irto.
Sebelumnya, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga memastikan PT Pertamina (Persero) akan memberikan santunan kepada korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang. Tidak hanya satu santunan, banyak santunan akan diberikan oleh Pertamina kepada para korban.
Dia memastikan, nantinya santunan itu akan diatur sendiri oleh Pihak Pertamina.
"(Jadi pakai) uang Pertamina, anggaran Pertamina, dan Pertamina yang atur," kata Arya kepada wartawan yang dikutip Selasa (7/3/2023).
Meski tidak merinci lebih lanjut, Dia menyebut, santunan yang diberikan diantaranya, uang pemakaman, uang kerohiman, biaya perawatan rumah sakit hingga bantuan logistik untuk rumah para korban.
Akan tetapi, Arya tidak buka-bukaan terkait biaya total santunan yang diberikan pihak pertamina ke para korban.
"Pokoknya, yang meninggal, itu biaya pemakaman, uang kerohiman, diberikan untuk yang sakit seluruh biaya perawatan ditanggung Pertamina. Kemudian, juga untuk yang rumah terbakar ada bantuan logistik. Belum berani ngomong total," ucap dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Kemensos Butuh Rp2 Triliun Tangani Pasca-Bencana Sumatra, Anggaran Tersedia Baru Rp600 Miliar
-
KPK Ungkap Perusahaan Rudy Tanoesoedibjo Tak Salurkan Bansos
-
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Menlu Sugiono: Saya Baru Dengar Sekarang
-
Isu Iuran Rp16,9 Triliun untuk Dewan Perdamaian, Menlu Sugiono: Itu Bukan 'Membership Fee'
-
Menteri PKP Maruarar Sirait Targetkan 2.603 Hunian Tetap di Sumatra Rampung Mei 2026
-
DPR Minta Perbaikan Infrastruktur Pascabencana Jangan Sampai Sia-sia Akibat Lingkungan Tak Terurus
-
Ahok Bongkar Rahasia Pertamina: Nego Minyak di Lapangan Golf, Lebih Murah dari Klub Malam
-
Mendes PDT: 29 Desa di Sumatra Hilang Akibat Banjir, Beberapa Berubah Jadi Sungai
-
Wamenkes Ungkap Kondisi Menyedihkan di Indonesia Akibat Kanker Serviks: 50 Persen Pasien Meninggal
-
Penghitungan Kerugian Negara Kasus Haji Tahap Final, KPK Bakal Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex