Suara.com - Eks Direktur Utama (Dirut) PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Kuncoro Wibowo diduga terlibat dalam kasus korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos) beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2020-2021 di Kemensos.
Ini menyusul kabar pengunduran dirinya sebagai Dirut Transjakarta pada Senin (13/3/2023). Padahal, ia baru dua bulan menjabat. Kepala Divisi Sekretaris perusahaan, Apriastini Bakti membenarkan, namun ia tak mengungkapkan alasannya.
Masa jabatan singkatnya sebagai Dirut Transjakarta lantas membuat perjalanan karier Kuncoro Wibowo juga turut menerima sorotan. Jika menilik dari puluhan tahun lalu, ia sudah bekerja di ranah lingkup teknologi pada sejumlah perusahaan.
Perjalanan Karier Kuncoro Wibowo
Kuncoro Wibowo memiliki perjalanan karier yang sangat panjang. Sebelum menjabat Dirut Transjakarta, ia terlebih dulu bekerja di PT ACE Hardware Indonesia sebagai Chief Technology Officer pada Desember 2021-Agustus 2022. Lalu, ia juga pernah menjadi Dirut BGR Logistic.
BGR Logistics merupakan perusahaan BUMN yang bergerak di bidang jasa logistik. Belum lama menjabat di sana, Kuncoro sudah menerima penghargaan Anugerah BUMN 2019, yakni sebagai CEO Visioner Terbaik untuk kategori Emerging BUMN.
Di bawah kepemimpinannya, BGR Logistics berhasil menciptakan dua aplikasi, yakni Warehouse Integrated Application (WINA) dan Fleet Integrated and Order Monitoring Application (FIONA). Adapun tujuan dibuatnya program-program ini, untuk memperbaiki layanan pelanggan.
Kuncoro juga kerap menjabat di sejumlah instansi pemerintah dan perusahaan terkemuka lainnya. Mulai dari EVP Sistem Informasi PT Kereta Api Indonesia (KAI) pada 2009-2012, hingga Direktur SDM, Umum, dan Teknologi Informasi PT KAI 2012-2016.
Lalu, ia pernah menjabat sebagai Direktur Komersial dan Teknologi Informasi PT KAI pada 2016-2017. Berhenti berkarier di dunia perkeretaapian, Kuncoro menjadi Staf Ahli IT di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral 2017-2018.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Eks Dirut Transjakarta M Kuncoro Wibowo Jadi Tersangka Korupsi Bansos Beras Kemensos!
Kuncoro pun sempat menjabat di sejumlah perusahaan telekomunikasi, seperti Manager VAS and Switching Design Engineering PT Excelcomindo Pratama pada 1995-2005. Lanjut, jabatan GM Network Planning and Engineering PT Natrindo Telepon Selular periode 2005-2007.
Lalu, dilanjutkan dengan jabatan Group Head NOC and Field Operations PT Mobile-8 Telecom pada 2007-2009. Baru lah pada 11 Januari 2023 lalu, Kuncoro Wibowo dilantik menjadi Dirut Transjakarta yang baru menggantikan Yana Aditya.
Dalam pelantikan yang dilakukan oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Kuncoro mengaku belum memiliki target. Namun, ia mengatakan pihaknya akan selalu mementingkan keselamatan serta pelayanan penumpang Transjakarta.
Terkait kasus dugaan korupsi, pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan pencegahan Kuncoro Wibowo. Namun, mereka masih belum bisa memberikan informasi lebih lanjut. Hanya saja, perkara ini sudah ada di tahap penyidikan.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Kuncoro Jadi Tersangka Korupsi Setelah Dua Bulan Diangkat Heru Budi Jadi Dirut Transjakarta, DPRD DKI: Kecolongan!
-
Rekam Jejak Kuncoro Wibowo: Hanya 2 Bulan Jabat Dirut Transjakarta, Terjerat Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS! Eks Dirut Transjakarta M Kuncoro Wibowo Jadi Tersangka Korupsi Bansos Beras Kemensos!
-
KPK Buka Penyidikan Baru Kasus Bansos Kemensos, Sudah Ada Tersangka, Siapa?
-
Fakta-fakta Kuncoro Wibowo Eks Dirut Transjakarta Dicekal KPK ke Luar Negeri, Kasus Apa?
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Kronologi Menteri Trenggono Pingsan di Upacara Duka, Suara Debam Bikin Riuh
-
Soal Sengketa Tanah Jimbaran, Ombudsman RI Sebut BPN Bali Patuhi Rekomendasi
-
Oknum TNI AL Mabuk dan Aniaya Warga Talaud, Masyarakat Geram Hingga Kapal Rusak Parah
-
Momen Wamen Didit Ambil Alih Posisi Inspektur Saat Menteri Trenggono Pingsan di Podium
-
Seskab Teddy Bongkar Isi Pertemuan 2,5 Jam Prabowo-Macron, Selaraskan Isu Global di Meja Makan
-
Penyebab Menteri Trenggono Pingsan di Upacara Duka, Wamen Didit Ungkap Kondisinya
-
Update Terkini ASN Pindah ke IKN Nusantara, Tahap Awal Mulai Dilaksanakan?
-
Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
-
Tito Karnavian Resmikan Huntara Agam, Dorong Percepatan Bantuan dan Validasi Data Korban Bencana
-
Peluang Bonus Demografi, Wamen P2MI Sebut Gejolak Global Belum Surutkan Permintaan PMI