Suara.com - Seorang anggota polisi Satuan Lalu Lintas unit Cengkareng, hampir ditabrak oleh pengemudi Toyota Fortuner dengan plat nomor B 12 MGN. Hal itu terjadi saat petugas melakukan penghalauan terhadap mobil tersebut di kawasan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Selasa (21/3/2023) kemarin.
Personel yang hampir ditabrak, Aiptu Torus Marasi Prapat mengatakan kejadian bermula saat ia sedang mengatur lalu lintas di traffic light tersebut.
“Saya kan lagi rutin pengaturan sore saja. Arah ke tol itu hanya dua jalur, belok kanan arah ke tol rawa buaya. Terus ada mobil langsung nikung kencang, saya halangin,” kata Torus, saat dikonfirmasi Rabu (22/3/2023).
“Saya suruh lurus ke depan. Bukannya lurus dia malah nabrak-nabrak saya,” imbuhnya.
Pengemudi mobil yang berkelir hitam itu juga sempat memaki Torus, karena tidak diperbolehkan untuk berbelok ke kanan. Ia ngotot ingin tetap berbelok meski Torus telah mengarahkannya lurus ke arah Grogol.
“Dia nggak mau, sambil maki-maki saya," tuturnya.
Saya arahkan pake syarat pake tangan lurus ke sana ke arah Grogol, nggak mau,” tambah Torus.
Aksi tersebut akhirnya mereda ketika ada salah seorang petugas Satlantas yang memberikan peringatan. Saat kendaraan di belakang mobil Fortuner tersebut lengang, maka mobil tersebut kemudian mundur dan mengarah ke Grogol.
Torus menuturkan, penghalauan itu sendiri lantaran Fortuner tersebut yang berada dibagian sisi kiri jalan atau lajur 3, langsung menggunting jalur berbelok ke kanan.
"Jalur lurus nggak boleh belok kanan, ada marka jalannya garis satu bukan garis putus-putus berarti nggak boleh motong jalan,” tutupnya.
Sebelumnya, sebuah video mendadak viral di media sosial saat seorang polisi lalu lintas (Polantas) diseruduk oleh sebuah mobil Fortuner di daerah Rawa Buaya, Jakarta Barat pada Senin (20/03/2023). Peristiwa itu pun mendadak menjadi perhatian publik.
Berdasarkan sumber yang mengungkap kronologinya di Instagram @jakartabarat24jam, kejadian terjadi sekitar pukul 17.00 WIB saat kepadatan lalu lintas terjadi di daerah Rawa Buaya, Jakarta Barat.
Kepadatan lalu lintas itu membuat petugas polantas harus turun langsung mengatur jalanan. Entah darimana datangnya, tiba-tiba muncul sebuah mobil Fortuner dari jalur ketiga Rawa Buaya.
Padahal, seharusnya mobil tersebut tidak diperbolehkan untuk melaju ke arah Tol Rawa Buaya dengan jalur tersebut.
"(Pelanggaran bermula) tepatnya di belokan kanan mengarah ke pintu Tol Rawa Buaya. Saat itu datang Mobil jenis Fortuner. Nopol (Fortuner) tidak diketahui dan langsung ingin mengambil bagian jalur tiga," beber Kasat Lantas Polresta Jakarta Barat, Maulana lewat keterangannya, Selasa (21/3/2023).
Berita Terkait
-
Dicegat Gegara Kepergok Langgar Lalu Lintas, Sopir Fortuner Berpelat B 12 MGN 'Tabrak' Polantas
-
INFOGRAFIS: 'Cookie' Si Raja Jalanan
-
Mobil Terbakar di Pintu Keluar Tol Rawa Buaya Cengkareng, 8 Petugas Damkar Dikerahkan
-
Inilah Tampang Pengendara Fortuner yang Sangar dan Sok Jago di Jalan, Pas Ditahan Ternyata
-
Sebelum Tewas Tabrakan Diri ke KRL di Rawa Buaya, Hengky Berdiri di Samping Rel seperti Orang Bingung
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi