Suara.com - Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto belakangan ini jadi sorotan karena gaya hidup mewah istrinya, Evi Celiyanti viral di media sosial. Dia juga sudah tak melaporkan harta kekayaannya selama 6 tahun terakhir ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Padahal pejabat publik wajib melaporkan harta kekayaan miliknya sekali dalam satu tahun sesuai aturan. Disorot karena ulah istri pamer gaya mewah, berapa gaji dan tunjangan Kabareskrim Komjen Agus Andrianto? Simak penjelasan berikut ini.
Gaji dan Tunjangan Agus Andrianto
Aturan gaji polisi tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2019. Berdasarkan aturan itu, jenderal polisi bintang 3 (Komjen) dengan jabatan Kabareskrim seperti Agus Andrianto mendapatkan gaji pokok tiap bulan paling sedikit Rp Rp 5.079.300 dan paling banyak Rp 5.930.800.
Namun penghasilan terbesar jenderal polisi bukan berasal dari gaji pokok, melainkan dalam bentuk tunjangan kinerja atau tukin. Jika merujuk pada Peraturan Kapolri Nomor 13 Tahun 2015, seorang Komjen dengan jabatan Kabareskrim seperti Agus Andrianto, berada di kelas jabatan 17. Setiap bulannya, dia berhak menerima tunjangan kinerja sebesar Rp Rp 29.085.000.
Hal tersebut berarti jika total gaji pokok ditambah tunjangan kinerja, polisi dengan jabatan Kabareskrim dapat menerima penghasilan setidaknya Rp 34.164.400 hingga Rp 35.015.800 per bulan.
Jenderal polisi juga masih mendapat tunjangan lain yang bersifat melekat, namun besarannya relatif jauh lebih kecil dibanding tukin. Sebagai jenderal bintang 3, Kabareskrim mendapat beragam fasilitas yang dibiayai negara seperti rumah dinas hingga ajudan pribadi.
Harta Kekayaan Agus Andrianto
Agus Andrianto tercatat tak pernah melaporkan harta kekayaan yang dia dapat sejak 30 November 2016. Hal ini dapat diketahui melalui website Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) elhkpn.kpk.go.id.
Baca Juga: Rincian Harta Kekayaan Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, Tak Lapor LHKPN Sejak 2016
Terakhir kali Agus melaporkan harta kekayaannya ketika menjabat sebagai Kepala Bagian Pengendalian Operasi Polda Sumatera Selatan sebesar Rp 1,6 miliar. Tercatat harta kekayaan tertinggi yang pernah Agus laporkan senilai Rp2,7 miliar pada tahun 2011 silam.
Rincian harta kekayaan Agus pada tahun 2011 itu terdiri dari tanah dan bangunan di Jakarta Selatan sebesar Rp 2,5 miliar. Kemudian dia tercatat memiliki mobil merek Toyota Corolla tahun 1999 senilai Rp 60 juta dan harta bergerak lainnya sebesar Rp 16 juta. Selain itu, Agus juga memiliki giro dan setara kas senilai Rp 173 juta serta tercatat tidak memiliki utang.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Rincian Harta Kekayaan Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, Tak Lapor LHKPN Sejak 2016
-
Teka-teki Siapa Sosok Pejabat yang Identitasnya Dirahasiakan KPK Usai Klarifikasi LHKPN
-
Menilik Rekam Jejak Susno Duadji, Mantan Kabareskrim Jadi Bakal Caleg PKB
-
Gaya Hidup Mewah Sang Istri Jadi Sorotan, Kabareskrim Komjen Agus Andrianto Tak Lapor LHKPN Sejak 2016
-
Nestapa Flexing Berujung Dicopot, Segini Gaji dan Harta Sudarman Harjasaputra
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana