Suara.com - Sebuah patung Bunda Maria di Dusun Degolan, Kapanewon Lendah, Kulon Progo, DI Yogyakarta ditutup. Sebelumnya, tempat benda itu, yakni Rumah Doa Sasana Adhi Rasa ST Yacobus, didatangi organisasi masyarakat (ormas). Hal ini diketahui melalui narasi dalam rekaman video.
Dalam video yang viral itu, terlihat patung Bunda Maria di Kulon Progo ditutup menggunakan terpal oleh sejumlah orang, termasuk anggota Polsek. Padahal patung ini diketahui baru saja selesai dibangun beberapa bulan lalu. Berikut timelinenya dari awal didirikan hingga penutupan.
Waktu Didirikannya Patung Bunda Maria di Kulon Progo
Tidak diketahui pasti kapan patung Bunda Maria itu didirikan. Namun, pemilik rumah doa Sasana Adhi Rasa, Yakobus Sugiharto, menyebut tempat beribadah tersebut baru selesai dibangun pada Desember 2022 lalu.
Rumah doa sekaligus patung Bunda Maria didirikan di wilayah Pedukuhan Degolan, Kelurahan Bumirejo, Kapanewon Lendah, Kulon Progo. Di tempat itu juga diketahui ada makam istri Sugiharto yang telah meninggal dunia, yakni Maria Siti Khotijah.
Rumah Doa Didatangi Ormas
Sebelum patung Bunda Maria ditutup terpal, rumah doa yang bersangkutan sempat didatangi ormas. Menurut kabar beredar, mereka menyampaikan masukan masyarakat yang merasa terganggu. Sebab, keberadaan patung itu diketahui dekat masjid.
Disebutkan oleh narasi di dalam video yang viral itu, sejumlah ormas merasa keberadaan patung Bunda Maria bisa mengganggu kekhusyukan umat muslim yang tengah menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Oleh karenanya, mereka meminta ditutup.
Ormas dan Polsek Tutup Terpal
Baca Juga: Kronologi Polisi Klarifikasi Polisi Soal Narasi Patung Bunda Maria Ditutup Terpal
Setelah sebelumnya mendatangi rumah doa, ormas dan beberapa anggota Polsek Lendah menutup patung Bunda Maria pada Rabu (22/3/2023) siang. Dengan tinggi 6 meter, patung itu ditutup memakai kain terpal berwarna biru tua.
Disebutkan bahwa penutupan itu dilakukan karena adanya desakan dari ormas. Ada masyarakat yang merasa terganggu dengan keberadaan patung tersebut. Sebab, lokasinya dekat dengan masjid sehingga khawatir menganggu aktivitas puasa yang sedang dijalani umat muslim.
Konpers Polisi Klaim Inisiatif Pemilik Rumah Doa
Terkait penutupan patung Bunda Maria, Polres Kulon Progo menggelar upaya klarifikasi melalui konferensi pers bersama pemilik rumah doa di Mapolres Kulon Progo, Kamis (23/3/2023) malam. Saat itu, sejumlah pihak juga turut dihadirkan.
Mereka yang datang adalah perwakilan dari Kementerian Agama (Kemenag), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB),Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), hingga Paroki. Adapun hasilnya, polisi membenarkan penutupan itu.
Namun penerapannya, dikatakan polisi, bukan karena desakan ormas. Penutupan patung Bunda Maria merupakan inisiatif dari pemilik rumah doa. Sebab, pembangunan dan izinnya masih dalam proses penyelesaian. Untuk itu, polisi meminta maaf atas narasi yang salah.
Berita Terkait
-
Kronologi Polisi Klarifikasi Polisi Soal Narasi Patung Bunda Maria Ditutup Terpal
-
Akui Ada Kesalahan Narasi Soal Patung Bunda Maria Ditutup Terpal, Polres Kulon Progo Minta Maaf
-
Duduk Perkara Patung Bunda Maria Ditutup Terpal, Beda Penjelasan Warganet vs Polisi
-
Heboh Patung Bunda Maria di Kulon Progo Ditutup Terpal, Ini Penyebabnya
-
Perkara Patung Bunda Maria, Budiman Sudjatmiko: Padahal Perempuan yang Dimuliakan Umat Islam Juga, Kenapa Takut?
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030
-
Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan
-
Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini
-
Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan
-
Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS
-
Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan
-
Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL