Suara.com - Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta menyita 1.627 botol minuman keras pada bulan Ramadhan 2023.
Ribuan botol miras itu disita melalui razia rutin sejak hari pertama hingga kelima puasa, Senin (27/3/2023).
Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan, razia dilakukan petugas sejak tingkat kecamatan hingga provinsi.
Sasaran utamanya, kata dia, adalah penjualan miras yang tidak berizin.
"Jumlah seluruhnya yang sudah disita seluruh jajaran Satpol PP se-DKI ada sebanyak 1.627," kata Arifin di Balai Kota DKI Jakarta.
Rincinya, kata dia, Satpol PP merazia 1 lokasi di Jakarta Pusat; 11 titik Jakarta Utara; 15 wilayah Jakarta Barat; 6 lokasi Jakarta Selatan; dan, 7 tempat di Jakarta Timur.
"Total ada 40 lokasi razia. Terbesar memang di daerah Tambora, kami menyita 561 botol miras," kata Arifin.
Arifin menegaskan, razia miras ilegal tersebut akan terus dilakukan Satpol PP hingga akhir bulan Ramadhan.
"Jangkauan kami di Tanah Abang, Kelapa Gading, Tanjung Priok, Cengkareng, Tambora, Kebon Jeruk, Kalideres, Taman Sari, Kebayoran Lama, Jagakarsa, Mampang Prapatan, Setiabudi, Matraman, Pulo Gadung, Jatinegara, Ciracas," kata dia.
Baca Juga: Pelatih Pastikan Pemain Persib Bandung Tak Temui Kendala Berlatih di Bulan Ramadhan
Kekinian, ribuan botol miras yang disita akan dimusnahkan. Tapi Arifin mengaku belum bisa memastikan waktunya.
"Sementara minol tersebut disimpan, diamankan di masing-masing wilayah kecamatan kota," kata Arifin memungkasi.
Berita Terkait
-
Pelatih Pastikan Pemain Persib Bandung Tak Temui Kendala Berlatih di Bulan Ramadhan
-
Tidak Sengaja Berhubungan Intim Usai Shalat Subuh Saat Puasa, Apakah Batal? Buya Yahya Bilang Begini
-
BEDA! Sahur di UGM Mulai dari Sebelum Jam 2
-
Apakah Orang Berpergian Wajib Berpuasa? Simak Jawaban Buya Yahya
-
Resep Sahur Anti Ribet, Sup Telur Hanya 7 Menit!
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam