Suara.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka baru-baru ini menanggapi semprotan pedas warganet. Kritikan tajam warganet tersebut terkait Piala Dunia U-20 yang terancam batal digelar di Indonesia usai ramai penolakan terhadap timnas Israel.
Pemilik akun Twitter @sambudi_99 tampak menyemprot putra Presiden Joko Widodo atau Jokowi itu yang diduga merasa sedih karena persoalan Piala Dunia U-20 batal drawing. Menurut warganet ini, seharusnya Gibran tak perlu sedih mengingat itu hanya permainan sepak bola.
Baginya, hal yang patut membuat sedih itu adalah nasib keluarga korban Tragedi Kanjuruhan. Ia menyinggung keras terkait keluarga dari 135 korban tewas Tragedi Kanjuruhan yang dinilai masih belum mendapatkan keadilan hingga sekarang.
"Sedih tuh liat keluarga korban Tragedi Kanjuruhan diabaikan tanpa keadilan. 135 nyowo menuso loh kae dab (135 nyawa manusia hlo itu). Raiso balbalan wee kok sedih (tidak bisa bermain sepak bola saja kok sedih)," semprot @sambudi_99 sambil menandai Gibran.
Semprotan pedas dari warganet itu ternyata dibaca oleh Gibran. Sosok yang akrab disapa 'Mas Wali' oleh warganya ini pun langsung memberikan tanggapan singkat dan meminta maaf.
Jawabannya Gibran sendiri seperti ciri khas biasanya. Awalnya ia mengamini pernyataan warganet itu, kemudian langsung meminta maaf karena salah.
"Ya pak. Maaf saya salah," jawab Gibran dalam akun Twitternya, seperti dikutip Suara.com, Senin (27/3/2023).
Reaksi Gibran dalam menanggapi kritikan pedas terkait Tragedi Kanjuruhan pun mendapatkan atensi warganet lain. Mereka langsung membanjiri kolom komentar Gibran dengan beragam pendapat.
"Wes mas wali mbang mumet mending Manahan di nggo Persis wae mas (sudah mas wali, daripada pusing lebih baik Stadion Manahan dipakai buat Pesis Solo saja)," saran warganet.
Baca Juga: Polemik Penyelenggaraan Piala Dunia U-20 Direspon Para Menteri : Jadi...
"Mas, jane (sebenarnya) Stadion Manahan itu lolos verifikasi apa tidak habis dicek terakhir oleh FIFA?" tanya warganet
"TOLONG KOREKSI JAWABAN ANDA! Anda itu Wali Kota bukan pemian bola!" sahut warganet ngegas.
"Nek manahan dibuat bermain grup yang ada Israel piye boss? Masok pora?" tanya warganet penasaran.
"Nek ngene ki seng salah sopo nggih pak wal?" tanya yang lain.
"Bilangin bapaknya dong, masa ratusan korban (Tragedi Kanjuruhan) hukumannya gitu doang," sentil warganet.
Berita Terkait
-
Polemik Penyelenggaraan Piala Dunia U-20 Direspon Para Menteri : Jadi...
-
Meski Lemas, Tanggapan Gibran Rakabuming Soal Pembatalan Drawing Piala Dunia U-20 Banjir Pujian
-
Warganet Minta Erick Thohir Selamatkan Sepakbola Indonesia dari Sanksi FIFA, Buntut Penolakan Terhadap Timnas Israel?
-
Plt Menpora Masih Berpikir Positif Soal Status Indonesia Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023
-
Mahfud MD Sebut Pemerintah Sedang Lobi Soal Piala Dunia U-20: Israel Imprialis, Namun Indonesia Patuh dengan FIFA
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
BGN Tegaskan Tak Ada Pembagian MBG Saat Sahur, Ini Jadwalnya Selama Ramadan
-
Testimoni Wali Murid: Sekolah Rakyat Bawa Perubahan Nyata bagi Anak
-
Sinergi Kemensos dan Komisi VIII DPR Tingkatkan Layanan Korban Perdagangan Manusia
-
KPK Angkat Bicara, Inilah Alasan Utama RUU Perampasan Aset Wajib Disahkan!
-
Evakuasi Mencekam 26 Warga China di Tambang Emas Nabire Pasca Serangan KKB Aibon Kogoya
-
Menbud Fadli Zon: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Kebudayaan Dunia dan Super Power Megadiversity
-
Polri Bongkar Pola TPPO Berkedok Lowongan Kerja, Korban Dipaksa Bayar untuk Pulang
-
Ratusan Botol Miras Disita Satpol PP Jakarta Utara di Awal Puasa!
-
MKD Sahkan Ahmad Sahroni Kembali Jadi Pimpinan Komisi III DPR: Tak Ada Pelanggaran Prosedur
-
Yusril Tegaskan Bripda MS Harus Diadili Pidana dan Disidang Etik atas Kematian Anak di Tual