Suara.com - Baru-baru ini, masyarakat dihebohkan dengan penemuan bayi laki-laki di pinggir jalan Desa Plumbangan, Blitar. Bayi itu yang ditemukan oleh UJP (23) yang merupakan warga Desa Balerejo, Wingi Kabupaten Blitar.
Namun setelah diselidiki, terjadi 'plot twist' mengejutkan. Alih-alih merupakan seorang penemu bayi, ternyata UJP merupakan ayah kandung dari bayi tersebut.
Terkuak skenario dari sosok UJP yang bersandiwara seolah menemukan bayi karena diduga masih belum siap untuk menjadi orang tua.
Kasat Reskrim Polres Blitar, AKP Tika Pusvita Sari mengkonfirmasi sandiwara UJP. Ia menyebut UJP merupakan orang tua kandung dari bayi laki-laki yang ia temui. Hal tersebut diketahui setelah polisi melakukan penyelidikan terhadap saksi, termasuk UJP.
Tika mengatakan penyidik langsung mendalami keterangan dari UJP. Sampai akhirnya UJP mengaku bahwa bayi tersebut merupakan buah hati dari hasil hubungan gelapnya dengan sang kekasih.
UJP mengaku sang bayi dibuang oleh orang tuanya
Kepala Seksi Humas Polda Blitar, Iptu Udiono mengungkap bagaimana kronologi polisi berhasil mengungkap asal bayi laki-laki yang diklaim ditemukan oleh UJP. Mulanya, UJP mengaku bahwa bayi tersebut dibuang oleh orang tuanya.
UJP sendiri merupakan warga Desa Balerejo, Kecamatan Wlingi. Sementara itu, sang kekasih AT (22) merupakan warga Desa Tegalsari, Kecamatan Wlingi. UJP dan AT diketahui sudah menjalin hubungan selama tiga tahun lamanya.
Serahkan bayi ke Panti Asuhan
AT, kekasih UJP, melahirkan bayinya yang berjenis kelamin laki-laki tersebut dengan persalinan normal di RSI Aminah, Kota Blitar, Senin (27/3/2023).
Kemudian, sejoli tersebut menyerahkan bayi hasil hubungan gelapnya tersebut ke sebuah panti asuhan, tetapi mendapatkan penolakan.
Akhirnya pada hari Rabu, UP mendapatkan ide untuk membuat pengakuan palsu bahwa ia menemukan bayi di pinggir hutan jati.
Sebelumnya, ia membawa pulang seorang bayi laki-laki yang ia sebut ditemukan di pinggir hutan jati saat ia hendak pulang ke rumah dari tempat kerja.
Orang tua UJP yang tidak mengetahui apa-apa, langsung melaporkan penemuan bayi tersebut kepada perangkat desa untuk kemudian diteruskan pada pihak kepolisian.
Bayi tersebut pun kemudian dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, sementara pihak kepolisian fokus untuk melakukan penyelidikan atas penemuan bayi tersebut.
Berita Terkait
-
Sadis! Bayi Hasil Hubungan Gelap di Bekasi Meregang Nyawa, Diduga Dibunuh Sang Ayah
-
Kronologi Nikita Mirzani Nekat Ludahi Hotman Paris, Ternyata Gegara Ini
-
VIRAL! Video Seorang Anak Dipukul Ranting Kayu Berkali-kali oleh sang Ayah hingga Minta Ampun, Ternyata Begini Kronologinya
-
Cerita Erika Carlina Nyaris Dirudapaksa Sopir Taksi Online, Dibawa ke Tengah Sawah dalam Kondisi Mabuk Lalu...
-
Kronologi Detik-detik Kecelakaan Bus Jemaah Umrah Hingga 20 Orang Meninggal Dunia, Begini Kejadian Mengerikannya
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Donald Trump Makin Berani! Ketua The Fed Jerome Powell Dihadapkan Kasus Kriminal
-
Gegara Bobby Nasution Tak Dipanggil, Boyamin MAKI Temui Dewas KPK Bawa Bukti Rekaman Sidang
-
PDIP Desak Reformasi Total Polri: Hapus Dwifungsi dan Perkuat Pengawasan Eksternal
-
Tutup Rakernas I, PDIP Resmi Tegaskan Posisinya Sebagai Partai Penyeimbang: Kawal Pemerintahan
-
Permohonan RJ Eggi Sudjana Masuk, Polda Metro Tunggu Kesepakatan Pelapor di Kasus Ijazah Jokowi
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Tegaskan Kedaulatan NKRI dan Tolak Intervensi Asing atas Venezuela
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Desak Pilkada Tetap Langsung Dipilih Rakyat, Usul Ada E-voting
-
Polisi Periksa 12 Saksi Kasus Teror DJ Donny dan Influencer, Kapan Pelaku Ditangkap?
-
Ketua KONI Ponorogo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Bupati Nonaktif Sugiri Sancoko
-
Libatkan Ahli, Polisi Bedah Batas Kebebasan Berekspresi dalam Kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono