Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) debat panas dengan anggota Komisi III DPR RI pada Rabu (29/3/2023) membahas transaksi janggal Rp349 triliun di Kementerian Keuangan.
Debat panas antara Mahfud MD dengan anggota DPR itu lantas menjadi sorotan di kalangan masyarakat.
Sepanjang rapat, Mahfud yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) itu dicecar sejumlah pernyataan oleh para legislator.
Publik pun tidak bisa berkata-kata dengan pengakuan anggota Komisi III DPR saat rapat dengan Mahfud MD tersebut.
Benny K Harman, Arteria Dahlan, dan Bambang Pacul menjadi trio legislator yang namanya disorot usai rapat tersebut.
Sebagai kilas balik, Gus Dur juga sempat terlibat perseteruan dengan DPR dan MPR pada 2001 siam. Bahkan, Gus Dur juga sempat menerbitkan dekrit untuk membubarkan DPR dan MPR pada 23 Juli 2001.
Gus Dur mencantumkan tiga poin utama dalam dekrit itu, yakni pembekuan DPR dan MPR, pengembalian kedaulatan di tangan rakyat dengan mengambil tindakan menyusun badan penyelenggara Pemilu dalam waktu setahun, dan menyelamatkan gerakan reformasi dari unsur-unsur Orba dengan jalan membekukan Partai Golkar.
Tidak berjalan mulus, dekrit itu ditolak banyak pihak, termasuk Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri dan Ketua MPR Amien Rais.
Gus Dur mengatakan bahwa kelakuan anggota DPR seperti anak TK. Sindiran itu disampaikannya saat hadir dalam sidang paripurna terkait pembubaran Departemen Penerangan dan Departemen Sosial.
Baca Juga: Mahfud MD : Ada yang Berteriak Bubarkan Parpol dan DPR
"Keterangan saya tidak begitu dipahami karena memang enggak jelas bedanya antara DPR dan TK," kata Gus Dur kala itu.
Para anggota DPR lantas menuntut Gus Dur untuk menarik ucapannya. Gus Dur menjelaskan bahwa ucapannya itu sebatas guyonan belaka.
Presiden RI keempat tersebut mengatakan hanya menerapkan tradisi para kiai di pondok pesantren yang waktu itu masih dipegangnya dan sama sekali tidak ada niatan untuk merendahkan DPR.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Terkait
-
Mahfud MD : Ada yang Berteriak Bubarkan Parpol dan DPR
-
CEK FAKTA: Bekingan Mahfud MD Jenderal Bintang 3, Komisi III DPR RI Mulai Ketakutan?
-
DPR Tunggu Draf Naskah RUU Perampasan Aset dari Pemerintah
-
Intip Koleksi Mobil dan Motor Sang Wakil Rakyat Arteria Dahlan, Ternyata Punya Kendaraan Ini
-
Kebakaran Kilang Pertamina Dumai, Legislator Pertanyakan Manajemen Perusahaan
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas
-
Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi
-
Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya
-
Kemendagri Percepat Implementasi SP2D Online untuk Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah