Suara.com - Malam Nuzulul Quran adalah malam istimewa di bulan Ramadhan. Pada malam Nuzulul Quran tersebut, ada berbagai amalan baik yang bisa dilakukan, salah satunya menyampaikan ceramah tentang Nuzulul Quran. Adapun contoh ceramah Nuzulul Quran yakni sebagai berikut.
Diketahui, bulan Ramadhan merupakan bulan suci nan penuh berkah. Setiap Muslim diwajibkan untuk berpuasa pada bulan Ramadhan. Di bulan ada hari yang memiliki keistimewaan yang disebut sebagai Malam Nuzulul Quran.
Malam Nuzulul Quran ini adalah malam turunnya Al Quran pertama kali kepada Rasulullah SAW, tepat di malah ke 17 Ramadhan. Itulah mengapa, malam Nuzulul Quran begitu istimewa bagi umat Muslim.
Pada malam Nuzulul Quran tersebur, umat Muslim pun dianjurkan untuk melalukan banyak amalan baik salah satunya seperti menyampaikan ceramah tentang Nuzulul Quran. Adapun contoh ceramah Nuzulul Quran yakni seperti berikut ini.
Contoh Teks Ceramah Nuzulul Quran
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Pertama-tama marilah kita panjatkan puja-puji syukur kepada Allah SWT dan sholawat serta salam kita panjatkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW.
Hadirin sekalian yang dirahmati Allah,
Segala puji bagi Allah yang telah memerintahkan kepada kita untuk bertauhid serta berpegang teguh pada tali agama Allah. Sehingga di dunia ini kita dapat menjalani hidup ini dengan hati yang damai.
Baca Juga: Muslim Perlu Tahu, 5 Keutamaan Malam Nuzulul Quran yang Berlimpah Pahala
Seperti yang telah kita ketahui, Nuzulul Quran adalah malam diturunkannya Al Quran di bulan Ramadhan kepada Nabi Muhammad SAW, yang mana ini bertepatan dengan hati ke 17 Ramadhan.
Ini disebut juga bulan Ramadan atau syahrul qur'an, yakni bulan diturunkannulya permulaan Al Quran sebagaimana firman Allah dalam surat Al Baqarah ayat 185 seperti berikut ini:
"Bulan Ramadhan, bulan yang didalamnya diturunkan (permulaan) Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil)."
Sejumlah ahli tafsir menyebutkab bahwa Al Quran ini diturunkan melalui dua tahapan. Untuk tahapan Pertama, Al Quran diturunkan secara jumlatan wahidah) atau keseluruhan. Dan yang kedua, diturunkan secara najman najman atau bertahap.
Hadirin sekalian yang dimuliakan Allah,
Sebelum Al Quran diterima Nabi SAW di bumi, terlebih dahulu Allah SWT menurunkan Al Quran secara jumlatan wahidah di langit dunia, yang kemudian dikumpulkan menjadi satu di Baitul Izzah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala
-
RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'