Suara.com - Brigjen Endar Priantoro dicopot oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari posisi Direktur Penyelidikan per 1 April 2023. Ia mengaku kecewa dan tak terima karena alasan pemberhentian dinilainya kurang sesuai. Menanggapi hal itu, ia lantas berencana melakukan perlawanan.
Endar berencana melapor ke Dewas Pengawas (Dewas) KPK. Namun sebelumnya, ia akan berkonsultasi terlebih dahulu. Soal materi pengaduan, katanya, dilakukan dalam waktu dekat. Adapun pihak terlapor, yakni Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPK, Cahya Harefa.
Sebab, kata Endar, Cahya adalah pihak yang menandatangani surat pencopotannya. Namun, ia meyakini bahwa sang sekjen hanya menjalankan tugas pimpinan KPK. Ia lantas berharap dewan pengawas bisa memeriksa sosok yang bertanggung jawab atas pemberhentiannya.
"Saya harap Dewas (Dewan Pengawas) bisa memeriksa siapa yang bertanggung jawab atas pemberhentian saya ini,” ujar Endar di Gedung Anti-Corruption Learning Center KPK, Jakarta, Senin (3/4/2023).
Adapun alasan KPK mencopot Endar dari jabatannya, karena masa tugasnya telah berakhir. Keputusan itu mulai dikeluarkan usai Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengirimkan surat terkait perpanjangan masa kerja Endar sebagai Direktur Penyelidikan.
Namun, pencopotan disebut Endar ada kaitannya dengan kasus korupsi Formula E DKI Jakarta. Ia dan Karyoto menolak menaikkan statusnya ke tahap penyelidikan karena belum ada bukti yang valid. Berbeda dengan KPK yang bersikukuh agar kasus bisa naik.
Endar mengaku belum bisa memastikan apakah pencopotannya berkaitan dengan kasus Formula E. Menurutnya, kebetulan ini terasa nyata karena yang diminta untuk pindah adalah ia dan Irjen Karyoto. Mereka disuruh kembali bertugas di Polri.
"Apakah terkait dengan kasus (Formula E) ini, ya mungkin kebetulan atau enggak tahu ya, karena yang kebetulan disuruh pindah adalah saya dan Pak Karyoto,” ucap Endar.
Lalu, selain melapor ke Dewas KPK, Endar juga berencana mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Namun, sebelumnya, ia pun akan berkonsultasi dengan Divisi Hukum Polri. Sebab, ia bertugas di KPK atas perintah dari Polri.
KPK Minta Endar Kembali ke Polri, Kapolri Kirim Surat Penolakan
Ketua KPK Firli Bahuri sempat mengirim surat rekomendasi promosi untuk Karyoto dan Endar kepada Kapolri pada 11 November 2022. Listyo pun setuju untuk menarik Karyoto dan mempromosikannya menjadi Kapolda Metro Jaya.
Namun, ia menolak menarik Endar karena belum ada posisi yang kosong untuknya di kepolisian. Sampai lah pada 29 Maret 2023, Listyo mengirimkan surat ke pimpinan KPK agar memperpanjang masa kerja Endar sebagai Direktur Penyelidikan.
KPK seolah tak menggubris dengan mengeluarkan surat pemberhentian Endar Priantoro pada 31 Maret 2023. Diputuskan bahwa masa tugas Endar berakhir per tanggal 1 April 2023. Kapolri pada 3 April 2023 membalas surat yang menegaskan ingin mempertahankan Endar di KPK.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Baru Juga Dito Ariotedjo Dilantik Jadi Menpora, Kabar Miring Diduga Terlibat Kasus Rafael Alun Trisambodo Muncul
-
Kapok Angkat Dirut Bermasalah, Syarat Calon Pengurus BUMD DKI Ditambah Surat Bebas Kasus dari Pengadilan
-
Kapolri dan Firli Saling Bersurat soal Status Brigjen Endar, Mahfud MD: Terserah KPK dan Polri
-
Tak Terima Dipecat dari KPK, Brigjen Endar Ngaku Langsung Menghadap Kapolri
-
Komisi III Desak Riak-riak Soal Pemecatan Brigjen Endar Priantoro di KPK Bisa Diselesaikan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Head to Head Persib vs Persebaya: Maung Bandung Superior Jelang Final Piala Presiden 2026
-
Dinkes Semarang Temukan Dugaan Pelanggaran SOP MBG, Penyebab Keracunan 707 Siswa Masih Diteliti
-
KPK Soroti Usulan Badan Khusus Pengelola Aset Rampasan, Efektivitas Jadi Pertimbangan
-
Persib Pecundangi Persija, Tapi Kehabisan Napas Jelang Lawan Persebaya
-
Ulasan Novel Arus Balik, Perjuangan Menghadapi Invasi Portugis di Malaka
-
Masyarakat Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp105,14 Triliun
-
Teknologi Keselamatan UD Trucks Quester Dukung Distribusi Logistik yang Lebih Aman
-
Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
-
10 Sisi Terang dan Gelap Zodiak Cancer, Diklaim Jadi Zodiak Paling Banyak di Indonesia
-
Darurat Algoritma, Saat Anak Jadi Alat Promosi Vape di YouTube