News / Nasional
Selasa, 04 April 2023 | 16:11 WIB
Jonathan Latumahina dan David Ozora. [Twitter/@seeksixsuck]

Suara.com - Jonathan Latumahina yang merupakan ayah dari David Ozora hadir dalam persidangan kasus penganiayaan berat dengan terdakwa (AG )(15) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (3/4/2023).

Dalam kesaksiannya, Jonathan mengungkapkan kondisi anaknya setelah dianiaya oleh Mario Dandy Satrio pada 20 Februari 2023 lalu.

Dalam aksi penganiayaan itu, dua orang lainnya diduga terlibat yakni teman Mario Dandy, Shane Lukas, serta AG yang merupakan kekasih Mario.

Lalu seperti akan kondisi David Ozora seperti yang diungkapkan Jonathan Latumahina dalam persidangan? Berikut ulasannya.

Dianiaya Mario, otak David berputar

Usai memberikan kesaksian di persidangan, di hadapan awak media, Jonathan Latumahina menyatakan, anaknya mengalami diffuse axonal injury (DAI) stage 2.

Adapun DAI adalah salah satu jenis cedera otak akibat miliaran sel saraf mengalami kerusakan akibat trauma keras.

“David mengalami trauma keras yang menyebabkan otaknya berputar dan sarafnya putus semua. Dia bahkan koma total selama delapan hari usai peristiwa penganiayaan,” ujar Jonathan di hadapan awak media.

David tak bisa beraktivitas normal

Baca Juga: Kembaran Pakai Baju Oren Nih: Mario Dandy Malah Begini Saat Tahu Ayahnya, Rafael Alun Ditangkap KPK

Jonathan Latumahina melanjutkan, akibat cidera yang dialami setelah penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satriyo, kini anaknya tidak bisa lagi beraktivitas seperti sedia kala.

Menurut dia, anaknya tidak bisa bersekolah lagi hingga batas waktu yang belum diketahui. Karena itulah ia mengaku kecewa.

Sudah 43 hari dirawat di ruang ICU

Dalam kesaksiannya di persidangan, Jonathan memaparkan kondisi David sebelum dan sesudah dianiaya Mario Dandy.

Menurut dia, setelah dianiaya, David sempat koma dan hingga kini masih menjalani perawatan di ruang ICU. Hingga persidangan AG, terhitung David sudag dirawat selama 43 hari di ruang ICU.

Jonathan perlihatkan foto-foto kondisi David di persidangan

Load More