Suara.com - Pengobatan alternatif Ida Dayak dibatalkan karena kondisi tidak kondusif gara-gara membludaknya antusiasme masyarakat. Pengobatan itu berlangsung di GOR Divif 1 Kartika Kostrad Cilodong, Depok.
Bahkan Panglima Divisi Infanteri Kostrad Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun juga membatalkan rencana pengobatan tersebut. Berkenaan dengan hal ini, berikut fakta-fakta pengobatan Ida Dayak.
1. Pengobatan Batal Gegara Membludak
Acara pengobatan Ida Dayak yang berlangsung di Cilodong Depok itu batal. Padahal, banyak warga dari berbagai daerah yakni Depok, Jakarta, Surabaya, dan Cilegon datang berdesakan memenuhi lapangan tempak kostrad Cilodong.
Masyarakat itu telah datang sejak pagi hari dan membludak jumlahnya. Sayangnya, masyarakat sulit diatur dan Ida Dayak pun mengurungkan niatnya mengobati orang-orang dan membubarkan pengobatannya. Bahkan, kumpulan calon pasien itu menyebabkan macet.
"Mohon maaf saya mengumumkan, Ibu Ida tidak bersedia atau tidak mampu untuk melakukan pengobatan, karena kondisinya ramai sekali tidak mungkin melakukan pengobatan satu per satu," kata Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun kepada warga
2. Calon Pasien Antre Sejak Subuh
Ribuan calon pasien yang sudah siap sejak subuh itu pun kecewa. Salah satunya yakni Supriyanto yang berasal dari Cilegon.
Supriyanto menilai ketidaktertiban masyarakat membuat Ida Dayak membatalkannya. Supriyanto juga menyadari hal ini merupakan kesalahan bersama karena sulit diatur. Supriyanto berharap kedepannya agar lebih tertib.
3. Pasien Kecewa
Salah satu calon pasien yang berasal dari Lampung bernama Agus (35) menyampaikan kekecewaannya. Agus membawa ponakannya bernama Rahel (18) dan adik iparnya Yuni Sriwahyuni yang mengidap penyakit saraf kejepit.
Penyakit tersebut pun menyebabkan anggota tubuhnya sulit bergerak. Sebenarnya sedikit lagi sudah didekati oleh Ida Dayak. Namun karena ada warga yang mencoba menarik lengan Ida, Ida pun dievakuasi.
4. Sosok Ida Dayak
Ida Dayak merupakan sosok yang memiliki nama asli Andriyani. Ia lahir di Pasie Belengkong, Kabupaten Pase, Kalimantan Timur. Ida mengklaim mampu mengobati gangguan sendi dengan urut. Bahkan, Ida kerap diminta mengobati patah tulang hingga stroke.
5. Dikenal Lewat TikTok
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Merinding! Sosok Astral di Balik Pengobatan Ibu Ida Dayak Dibongkar Ustadz Dhanu, Cuma Penipuan?
-
Profil Ida Dayak, Buka Pengobatan Alternatif yang Dibanjiri Pasien Berobat Stroke hingga Lumpuh
-
CEK FAKTA: Gempar! Raja Arab Kaget, Pangeran Buka Mata Setelah 17 Tahun Koma Usai Diobati Ibu Ida Dayak?
-
CEK FAKTA: Ibu Ida Dayak Buktikan Kesaktian! Pesulap Merah Kaget Tak Percaya
-
Viral Ibu Idak Dayak Instan Obati Tulang Patah, Dokter Ortopedi: Bisa Memendek dan Panjang Sebelah!
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China