Sebuah mobil Toyota Hilux yang ditumpangi oleh Bupati Kuningan Acep Purnama menabrak pengendara motor hingga tewas di Jalan RE Martadinata Sindangagung setelah pulang dari lokasi bencana, di Kawasan Ciwaru, Senin (3/4/2023).
Berdasarkan keterangan pers yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan, dijelaskan bahwa Acep baru saja melakukan peninjauan bencana yang dilakukan di Kecamatan Ciwaru.
Ia menyebut, kendaraan yang ditumpangi oleh Bupati Kuningan tersebut hilang kendali dan kemudian menabrak kendaraan di depan Balai Desa Sindangagung, Kecamatan Sindangagung.
Akibat dari kecelakaan tersebut, dua orang meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka berat. Korban meninggal yakni sepasang suami istri, Jamaludin (39) dan juga istrinya yakni Illah Kustilah (39). Keduanya merupakan warga Dusun Puhun, RT 005 RW 002, Desa Mekarmukti, Kecamatan Sindangagung.
Sementara, untuk korban luka para yakni Endra Wijaya (43), warga Dusun Manis Perumahan GKP, Desa/Kecamatan Sindangagung,
Dugaan sementara, sopir mobil dinas Bupati Kuningan yang berinisial UK mengantuk pada saat mengemudikan mobil tersebut.
Lantas, seperti apakah profil Acep Purnama, Bupati Kuningan yang alami kecelakaan maut tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Profil Acep Purnama
Melansir dari laman resmi pemkab Kuningan, Acep Purnama lahir pada 2 Juni 1959. Ia merupakan Bupati Kuningan selama dua periode yaitu pada 2016-2018 dan 2018-2023. Sebelumnya diketahui bahwa ia juga menduduki jabatan sebagai Wakil Bupati Kuningan pada 2013-2016.
Baca Juga: Mobil Dinas Bupati Kuningan Tabrak 5 Motor: 2 Tewas 1 Luka Berat, Ini Penjelasan Bupati
Acep Purnama merupakan politisi dari partai PDIP yang menyelesaikan pendidikan S1 di Fakultas Hukum UNPAR Bandung dan lulusan Magister Ilmu Hukum Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon.
Berdasarkan video yang saat ini beredar, mobil yang ditumpangi oleh Acep Purnama menabrak sebuah rumah sampai roboh. Diduga, mobil dinas tersebut hendak menyalip dari arah kanan jalan dan menabrak sepeda motor yang melaju melawan arah.
Kecelakaan antara mobil dinas dan juga sepeda motor tersebut pun tidak bisa dihindarkan. Mobil yang juga melaju dengan kecepatan kencang menabrak rumah warga sampai atapnya roboh.
Tampak petugas kepolisian dan mobil ambulans mendatangi lokasi kejadian perkara untuk melakukan evakuasi terhadap para korban.
Meminta Maaf Pada Keluarga Korban
Bupati Kuningan Acep Purnama memohon maaf kepada keluarga korban yang meninggal maupun yang mengalami luka berat. Acep menyebut bahwa kejadian tersebut merupakan murni kecelakaan tanpa adanya unsur kesengajaan sedikit pun.
Berita Terkait
-
Mobil Dinas Bupati Kuningan Tabrak 5 Motor: 2 Tewas 1 Luka Berat, Ini Penjelasan Bupati
-
6 Fakta Mobil Dinas Bupati Kuningan Tabrak Motor dan Warga hingga Tewaskan Pasutri
-
Sopir Bupati Acep Purnama Jadi Tersangka dan Ditahan Polres Kuningan, Kondisi Pengaruh Obat?
-
Kronologi Kecelakaan Mobil Dinas Bupati Kuningan Ace Purnama yang Tabrak Motor Hingga Bikin Warga Tewas
-
Mobil Bupati Kuningan Telribat Kecelakaan Sebabkan 2 Orang Tewas, Ace Purnama Minta Maaf Pemkab Siap Tanggung Jawab
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah