Dua anggota DPR Komisi VII memandang bahwa kilang minyak kerap terbakar karena Pertamina kurang bersedekah. Sebelumnya, dalam kurun waktu yang berdekatan, Kilang di Plumpang dan Dumai mengalami kebakaran.
Kedua anggita Komisi VII DPR yang mengatakan hal tersebut merupakan anggota dari Fraksi Gerindra Ramson Siagian dan Fraksi Demokrat Muhammad Nasir.
Saat itu, Ramson menginterupsi pernyataan dari Nasir. Ia menceritakan bahwa ia pernah mengalami momen kurang bersedekah Pertamina yang dimaksud. Pada periode sebelumnya, ia meminta 2.000 sarung untuk dapilnya. Namun, ia menyebut tidak diberikan karena harus ada izin dari Menteri BUMN Erick Thohir.
Pernyataan-pernyataan tersebut menjadikan Ramson Siagian dan Muhammad Nasir menjadi perhatian publik. Tidak terkecuali dengan harta kekayaan dari kedua anggota DPR yang memberikan pendapat kontroversial tersebut.
Lantas, berapakah harta kekayaan dari Ramson Siagian Vs Muhammad Nasir tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Harta Kekayaan Ramson Siagian
Melansir dari laman resmi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, Ramson Siagian diketahui memiliki harta berupa tanah dan bangunan di beberapa wilayah dengan total Rp 6.591.472.000.
Ia juga diketahui memiliki alat transportasi dan mesin dengan total Rp 476.455.000. Adapun rincian alat transportasinya yakni mobil merk Toyota Yaris keluaran tahun 2013, mobil merk Toyota Camry keluaran tahun 2010, mobil merk Opel Blazer keluaran tahun 1997.
Ada pula mobil merk Toyota Kijang keluaran tahun 1995, mobil merk Toyota Kijang keluaran tahun 1996, mobil merk BMW tahun pembuatan 1997, mobil merk Opel Blazer tahun pembuatan 2000, dan mobil dengan merk Mitsubishi Kuda tahun 2000.
Baca Juga: Krisdayanti Blusukan ke Pasar Pakai Tas Rp 71 Juta, Segini Gaji Anggota DPR RI
Ramson juga tercatat harta bergerak dengan total Rp 346.711.983 dan surat berharga dengan total 637.925.000.
Kemudian, ia juga memiliki kas dan setara kas dengan total 678.927.372. Dalam LHKPN tersebut disebutkan ia tidak memiliki utang sehingga total kekayaannya Rp5.185.476.442 (Rp5,1 miliar)
Harta Kekayaan Muhammad Nasir
Melansir dari laman resmi LHKPN KPK, disebutkan Muhammad Nasir mempunyai sejumlah tanah dan bangunan di Simalungun dan Pekanbaru yang berkisar 7.318.000.000 (Rp7 miliar).
Lalu, untuk alat transportasi dan mesin, ia tercatat hanya mempunyai dua unit kendaraan model SUB. Di antaranya Toyota Land Cruiser keluaran tahun 2008 yang ditaksir mencapai Rp 700 juta dan juga Lexus RX 270 keluaran tahun 2011 dengan harga Rp 350 juta.
Harta bergerak lain yang dimiliki Muhammad Nasir senilai Rp455.467.500. Ia juga tercatat mempunyai kas dan setara kas senilai Rp 613.108.783.
Berita Terkait
-
Krisdayanti Blusukan ke Pasar Pakai Tas Rp 71 Juta, Segini Gaji Anggota DPR RI
-
Sepak Terjang 2 Anggota DPR yang Sebut Kilang Terbakar karena Pertamina Kurang Sedekah
-
Pertamina Gencar Promosikan Produk UMKM Binaan di Berbagai Bazar Selama Ramadan
-
Ledakan Kilang Pertamina Dumai, Polda Riau Periksa 18 Orang
-
Harga BBM Pertamax Turbo Turun per Hari ini, Pertamax-Pertalite Gimana?
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku
-
PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional
-
Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik
-
Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran
-
Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi
-
PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu
-
Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat
-
Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah
-
Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional
-
Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem