Suara.com - 10 hari terakhir Ramadan memiliki banyak keistimewaan dibanding hari-hari sebelumnya. Lantas, apa saja keistimewaan 10 hari terakhir Ramadhan? Untuk lebih jelasnya, berikut ini ulasannya.
Diketahui, salah satu kesitimewaan pada 10 hari di bulan Ramadhan yaitu adanya malam Lailatul Qadar, yakni malam di bulan Ramadhan yang lebih baik dari 1000 bulan. Ini disebutkan dalam hadis berikut ini.
“Carilah malam Lailatul Qadar di (malam ganjil) pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan." (HR Imam Bukhari dan Imam Muslim)
Selain malam Lailatul Qadar, ada beberapa keistimewaan lainnya. Lalu, kira-kira apa saja keistimewaan 10 hari terakhir Ramadhan? Untuk selengkapnya, simak berikut ini beberapa keistimewaannya yang dilansir dari berbagai sumber.
1. Diampuni Dosa-dosanya
Salah satu keistimewaan 10 hari terakhir di bulan Ramadhan yaitu akan diampuni dosa-dosanya bagi siapa saja yang beribadah malan di 10 hari terakhir Ramadhan tersebut. Ini tertuang dalam hadis Rasulullah SAW yang bunyi hadisnya sebagai berikut;
"Barang siapa yang menhidupkan malam Lailatul Qadar dengan salat malam atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR Imam Bukhari dan Imam Muslim)
2. Turunnya Para Malaikat
Keistimewaan lainnya di 10 hari terakhir bulan Ramadhan yaitu turunnya para Malaikat termasuk malaikat Jibril. Ini termaktub dalam Al Quran surat Al Qadr ayat 3-5 yang bunyi ayatnya sebagai berikut:
Baca Juga: Simak Nasihat Emas Imam Al-Mawardi Agar Ibadah Ramadhan Semakin Sempurna
Lailatul-qadri khairum min alfi syahr [3]. Tanazzalul-mala'ikatu war-ruhu fiha bi'izni rabbihim, ming kulli amr [4]. Salamun hiya hatta matla'il-fajr [5].
Artinya: "Malam kemulian itu lebih baik dari seribu bulan [3]. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan [4]. Malam itu (penuh) kesehjahteraan sampai terbit fajar [5].” (QS. Al-Qadr 3-5).
3. Dijauhkan dari Api Neraka
Keistimewaan lainnya yang juga yang perlu diketahui dib10 hari terakhir di bulan Ramadhan yaitu dijauhkan dari api neraka. Ini tertuang dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Al Baihaqi seperti berikut ini:
"Awal bulan Ramadhan adalah rahmat, pertengahannya adalah ampunan, sedangkan akhirnya adalah terbebas dari neraka."
Demikian ulasan mengenai keistimewaan 10 hari terakhir Ramadhan yang perlu diketahui umat Muslim. Mari kita tingkatkan amal ibadah kita di 10 hari terakhir Ramadhan. Semoga informasi ini bermanfaat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Syahganda Nainggolan: Langkah Prabowo di Board of Peace Bentuk Realisme Politik
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Terduga Pelaku Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Diamankan Polisi
-
Arief Hidayat ke Adies Kadir: Kita Harus Pertanggungjawabkan Kepada Tuhan, Tidak Bisa Seenaknya
-
Dapat Teror Karangan Bunga Berisi Intimidasi, Dokter Oky Pratama Lapor Polda Metro Jaya
-
KPK Gelar OTT Senyap di Kalsel, Siapa yang Terjaring di KPP Banjarmasin?
-
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Jabatan Bergilir atau Prestasi Diplomatik?
-
Bursa Calon Ketua OJK Memanas: Misbakhun Buka Suara Soal Isu Gantikan Mahendra Siregar
-
Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana