Suara.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi rampung menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus korupsi pengadaan lahan Pulo Gebang di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada Senin (10/4/2023).
Usai diperiksa Prasetyo mengaku dugaan korupsi tersebut berkaitan dengan program Rumah DP Rp 0. Diketahui program rumah murah tersebut, gagasan Anies Baswedan saat menjadi Gubernur DKI Jakarta.
"Ya, DP Rp 0," kata Prasetyo kepada wartawan.
Bahkan menurutnya perkara tersebut sama dengan kasus korupsi pengadaan tanah di Munjul, Jakarta Timur yang sudah selesai disidangkan di pengadilan.
"Iya, sama persis," katanya.
Dia menegaskan saat program rumah DP Rp 0 dicanangkan Anies Baswedan, mereka fraksi PDIP di DPRD DKI Jakarta menolak.
"Fraksi PDI Perjuangan jelas-jelas menolak Rumah DP Rp 0 itu," ujarnya.
Soal penggeledahan yang dilakukan KPK beberapa waktu lalu di ruangannya, Prasetyo mengaku tidak ada dokumen atau barang yang dibawa penyidik KPK.
"Enggak ada, enggak ada," ucapnya.
KPK sedang mengusut dugaan korupsi pengadaan tanah oleh pemerintah DKI Jakarta. KPK mengatakan telah menetapkan sejumlah tersangka, namun belum diumumkan ke publik, karena proses penyidikan yang masih berlangsung.
Sejumlah rangkaian penyidikan juga telah dilakukan KPK, termasuk penggeledahan di sejumlah tempat, di antaranya ruangan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi dan anggota DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik.
Berita Terkait
-
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Di Pulo Gebang, KPK Panggil Eks Anggota DPRD DKI James Aripin Sianipar
-
Kasus Lahan di Pulo Gebang, M Taufik, Sekretaris DPRD DKI hingga Dirut Perumda Sarana Jaya Dipanggil KPK
-
Warga Jadi Korban Ledakan Depo Pertamina Plumpang, Ketua DPRD DKI: Apa yang Diwanti-wanti Ahok Sekarang Kejadian
-
Dua Tokoh Ini Mundur dari Panitia Formula E 2023, Siapa dan Apa Alasannya?
-
Lagi Heboh Kasus Rafael Alun, Heru Budi dan Ketua DPRD DKI Jakarta Bakal Beli Jeep Baru, Anggarannya Rp4,7 Miliar
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Biar Sadar! Bahaya Tramadol Bakal Masuk Materi Khotbah Jumat di Jakarta Pusat
-
Zulhas Pastikan Koperasi Merah Putih Tak Akan Matikan Warung dan UMKM
-
Link Resmi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional untuk Cek Bansos Kemensos 2026, Begini Caranya
-
Hasto Kritik Pembentukan URI, Jangan Tumpang Tindih dengan Lemhannas
-
7 HP 5G Rp3 Jutaan Terbaik, Spek Premium untuk Multitasking dan Hiburan
-
Apa itu Flek Hitam dan Bagaimana Serum Bisa Mengatasinya?
-
5 Sepatu Lari Brand Lokal di Bawah Rp500 Ribuan, Bisa untuk Laki-laki dan Perempuan
-
Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral
-
Nasib Gen Z di Jalur Gaza, Sarjana Pengangguran Bergantung Hidup dari Bantuan Kemanusiaan
-
Sudah Lama Dinanti, Peserta Sambut Antusias Turnamen Sepak Bola Bergengsi di Tangerang