Suara.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memastikan kesiapan semua channel guna kenyamanan nasabah selama Hari Raya Idul Fitri tahun 2023.
Menghadapi animo mudik masyarakat yang meningkat, BNI kali ini menyiapkan 86 kantor cabang, dan 48 lokasi penempatan BNI Layanan Gerak (O-Branch). BNI juga memastikan 168.733 Agen46, 13.407 ATM/CRM, dan 375.538 EDC juga beroperasi optimal.
Direktur Network & Services BNI, Ronny Venir mengatakan perseroan ikut antusias melihat animo masyarakat yang semakin meningkat dalam menghadapi lebaran kali ini yang diperkirakan 123 juta orang akan mudik dalam menyambut Idul Fitri 1444H.
Demi menjaga kenyamanan dalam setiap transaksi perbankannya, BNI mengerahkan semua channel agar masyarakat dapat menikmati libur lebaran dengan lebih nyaman.
"Kami menyambut baik perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun 2023 ini. Tentunya kami akan terus memperkuat kesiapan channel kami agar membuat masyarakat semakin nyaman," katanya.
Ronny Venir menjelaskan operasional cabang secara terbatas melayani Transaksi Setoran, Penarikan, Pemindahan sesama BNI, Penebusan OPBS, Pembayaran Pajak, Transaksi BULOG maupun transaksi lainnya.
O-Branch pun akan ditempatkan pada titik strategis di jalur mudik selama arus mudik dan arus baliik untuk melayani transaksi penarikan uang yang berkerja sama dengan Bank Indonesia melalui program SERAMBI 2023, penarikan uang tunai, transaksi online antarbank pembelian maupun pengisian tapcash yaitu 15 O-Branch di Rest Area di sepanjang Jalan Tol yang menjadi jalur mudik di pulau Sumatra dan pulau Jawa, 4 O-Branch di terminal/ stasiun/ bandara dan 29 O-Branch di beberapa titik sentra niaga, pusat keramaian dan alun-alun.
Agen46 juga akan selalu berjaga untuk banyak kebutuhan seperti Pembukaan Rekening, Tarik, Setor, Payment & Top Up TapCash bagi masyarakat selama libur lebaran.
Di samping itu, Ronny Venir menyampaikan BNI juga terus menjaga kapasitas dan kapabilitas Layanan e-channel BNI seperti BNI Mobile Banking, Internet Banking, SMS Banking, BNI Direct dan Mesin ATM/CRM yang akan tetap beroperasional 24 jam nonstop.
Baca Juga: Empat Lokasi Berburu Baju Lebaran di Batam
"Kami berharap masyarakat dapat semakin nyaman menggunakan Layanan e-channel BNI, yang tentunya tidak hanya cepat dan mudah, tetapi juga aman dalam setiap proses transaksinya," katanya.
Waktu Layanan Kantor Cabang
Ronny Venir memaparkan, terdapat beberapa transaksi yang dapat dilakukan selama Operasional Terbatas, mulai dari Transaksi Setoran, Penarikan, Pemindahan sesama BNI, Penebusan OPBS, Pembayaran Pajak, Transaksi BULOG dan transaksi lainnya.
Rinciannya adalah sebagai berikut:
- 19 April 2023 (09.00-14.00): 68 outlet melayani transaksi Setoran/Penarikan/Pemindahbukuan/Pembukaan rekening BNI, setoran BBM Pertamina, Transaksi Bank Notes
- 20 April 2023 (10.00-12.00) : 64 outlet khusus melayani Setoran BBM Pertamina
- 21-23 April : Tidak ada Operasional Terbatas
- 24 April 2023 (10.00-12.00) 64 outlet khusus melayani Setoran BBM Pertamina
- 25 April 2023 (09.00-14.00): 64 outlet melayani transaksi Setoran/Penarikan/Pemindahbukuan/Pembukaan rekening BNI, setoran BBM Pertamina, Transaksi Bank Notes
Ronny Venir pun mengatakan BNI juga berupaya menjaga kenyamanan transaksi nasabahnya di luar negeri dengan mengatur jadwal operasi terbatas dan pemberian layanan di kantor cabang luar negeri (KCLN) yang beroperasi normal di periode libur Hari Raya Idul Fitri, Namun, pengecualian kami lakukan untuk pelaksanaan Weekend Banking di BNI KCLN Singapore yang akan libur selama Hari Raya Idul Fitri 22 dan 23 April 2023," pungkasnya.
Adapun, terkait transaksi Modul Penerimaan Negara (MPN) tetap dapat dilakukan seperti biasa saat operasional terbatas di tanggal 19 dan 25 April 2023 maupun melalui channel kami, sedangkan transkasi kiriman uang (RTGS/Kliring) selama periode libur cuti bersama dan Idul Fitri 1444H tidak beroperasi karena mengikuti jadwal libur dari Bank Indonesia.
Sedangkan untuk transaksi kiriman uang RTGS/Kliring pada tanggal 18 April dan 26 April 2023 tetep berjalan normal.
Berita Terkait
-
Siap Penuhi Kebutuhan Layanan International Banking, BNI Perkenalkan KCP MDS KBUMN Sebagai Thematic Outlet
-
Jelang Arus Mudik Lebaran, Kesiapan Kendaraan Umum Dilakukan Pengecekan oleh Petugas Gabungan
-
Ingin Mudik Lebaran Aman dan Lancar Naik Pesawat? Lakukan 3 Tips Ini
-
Insya Allah Pemudik Lebaran Aman, Dishub Kota Pekanbaru akan Razia KIR
-
Balik dari Lebaran, Pendatang Baru di Ibu Kota Jakarta Perlu Lakukan Ini untuk Urusan Kependudukan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?