Suara.com - Tiket kereta api Lebaran 2023 hingga hari ini, Minggu (16/4/2023) masih tersedia. PT Kereta Api Indonesia (KAI) menerapkan masa angkutan Lebaran 2023 dimulai pada 12 April hingga 3 Mei 2023.
Berdasarkan keterangan PT KAI yang diterima di Jakarta, Minggu, tiket kereta api jarak jauh yang masih tersedia pada masa angkutan Lebaran 2023, antara lain KA Argo Bromo Anggrek (Gambir - Surabaya Pasarturi pp), KA Argo Dwipangga (Gambir - Solo Balapan pp), KA Argo Parahyangan (Gambir - Bandung pp).
Selain itu, ada pula KA Sembrani (Gambir - Surabaya Pasarturi pp), KA Taksaka (Gambir - Yogyakarta pp), KA Purwojaya (Gambir - Cilacap), KA Senja Utama Yk (Pasar Senen - Yogyakarta pp).
Berdasarkan pantauan KAI pada hingga pukul 07.00 WIB, tiket KA jarak jauh yang telah terjual untuk keberangkatan KA pada masa angkutan Lebaran 2023 adalah 2.170.643 tiket atau 71 persen dari total keseluruhan tiket yang disediakan, yaitu 3.065.404 tiket. Jumlah tersebut masih akan bertambah karena penjualan masih berlangsung.
Sementara itu, perjalanan kereta api yang okupansinya mencapai 100 persen, yaitu KA Airlangga (Pasar Senen - Surabaya Pasarturi pp), KA Sri Tanjung (Lempuyangan - Ketapang pp), KA Kahuripan (Kiaracondong - Blitar pp), KA Pasundan Tambahan (Kiaracondong - Surabaya Gubeng pp).
Kemudian, KA Rajabasa (Kertapati - Tanjungkarang pp), KA Bengawan (Pasar Senen - Purwosari pp), KA Probowangi (Surabaya Gubeng - Ketapang pp), KA Bukit Serelo (Kertapati - Lubuklinggau pp), KA Tawang Alun (Malang Kota Lama - Ketapang pp), KA Ranggajati (Cirebon - Jember pp), KA Jayabaya (Pasar Senen - Malang pp).
Untuk tanggal keberangkatan yang banyak dipesan penumpang adalah 24 April dengan penjualan tiket mencapai 94 persen.
“Jika tiket yang diinginkan sudah habis, pelanggan dapat memilih tanggal alternatif atau memanfaatkan fitur Connecting Train di aplikasi KAI Access yang akan membantu memberikan opsi perjalanan dengan mengombinasikan jadwal kereta yang bersifat persambungan,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus.
Baca Juga: Sebanyak 6 Juta Orang Diprediksi Datang ke Kota Yogyakarta saat Libur Lebaran
Berita Terkait
-
Puncak Mudik Diperkirakan H-3 Lebaran, Jalur di Jabar dan Jateng Mulai Padat Sejak Hari Ini
-
Jumlah Pemudik di Penyeberangan Situbondo-Madura Melonjak, Kapal Mudik Diizinkan Angkut Penumpang Lebihi Kapasitas
-
Resmi! Tol Cisumdawu Dibuka Pagi Ini, Pertama Kali Tembus Bandung hingga Kertajati Majalengka
-
Jelang Mudik, Tol Cisumdawu Hadirkan Rest Area Fungsional, Pemudik Bisa Gunakan Titik Ini
-
Sebanyak 6 Juta Orang Diprediksi Datang ke Kota Yogyakarta saat Libur Lebaran
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Penistaan Agama dalam Materi 'Mens Rea'
-
Sedia Payung! Jakarta Bakal Diguyur Hujan Merata Hari Ini
-
Kala Hakim Anwar Usman Jadi 'Juara' Absen di MK, Sanksi Hanya Sepucuk Surat?
-
TNI Akan Bentuk Batalion Olahraga, Atlet Emas Langsung Naik Pangkat Jadi Kapten
-
Suara dari Aksi Buruh: Hidup di Jakarta Butuh Rp6,4 Juta, Upah Saat Ini Tak Cukup
-
KPK Ultimatum Nyumarno, Politisi PDIP Bekasi Didesak Bersaksi di Kasus Suap Bupati
-
Susah Jadi Diktator di Era Medsos, Pengamat Nilai Tuduhan ke Prabowo Tak Tepat
-
4 Personel Brimob Diamankan Usai Insiden Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
-
Merangkak Pulang dari Semak Belukar: Kisah Nenek Saudah Korban Perlawanan terhadap Mafia Tambang?
-
Tunjangan Hakim Karir Tembus Rp110 Juta, Hakim Ad Hoc Ancam Mogok Sidang 12-21 Januari