Suara.com - Kondisi sejumlah ruas jalan di Lampung yang sangat buruk dan penuh lubang menjadi sorotan nasional. Ini tak lepas dari kritikan viral yang dilayangkan oleh Tiktoker Bima Yudho Saputro.
Kini, viral aksi seorang emak-emak yang ikut emosi dengan buruknya jalan di Lampung. Videonya yang menunjukkan langsung besarnya lubang jalan di wilayahnya itu viral di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun @/Jkt_Network3.
"Selamat datang di Waterboom Rumbia Lampung Tengah," tulis akun ini dalam Twitter, Minggu (16/4/2023).
Dalam video, tampak emak-emak memberikan bukti ke publik terkait betapa besarnya lubang jalan di Lampung. Terlihat jalanan sudah dipenuhi lumpur, sedangkan bagian lubang jalan penuh dengan genangan air.
Kondisi itu tentu sangat membahayakan para pengguna kendaraan yang melintas, khususnya pengendara roda dua. Apalagi, tidak diketahui kedalaman setiap lubang, sehingga motor yang melintas tentu harus zig zag dengan kondisi jalan yang licin penuh lumpur demi menghindari lubang.
Emak-emak ini pun mengomel ke arah video. Ia menggambarkan lubang jalan di wilayahnya itu tak cuma bisa buat memancing, melainkan juga seperti waterboom atau wahana air.
"Ini zaman dulu (lubang jalan) baru bisa buat mancing, sekarang sudah bisa bikin waterboom," ucap emak-emak ini dengan suara tinggi.
Tak sampai di situ, sang emak-emak yang mengenakan sarung ini langsung menceburkan diri dengan keras ke arah lubang jalan. Ia juga tampak duduk sambil mengepak-kepakan air dalam genangan lubang itu dengan tangan saking jengkelnya.
Aksinya itu bak sedang berendam di dalam kolam renang. Bedanya, ia melakukannya di tengah jalan, tepat di lubang jalan demi memprotes pemerintah setempat.
Baca Juga: Bima Ajukan Perlindungan ke Australia Usai Dilaporkan soal Kasus Lampung
Sontak, aksi emak-emak itu nekat menceburkan diri ke lubang jalan langsung menuai banyak atensi warganet. Mereka langsung membanjiri kolom komentar dengan beragam pendapat.
"Yang bertanggung jawab atas jalan ini harus malu," komentar warganet.
"Serius itu kolam renang model baru say?" tanya warganet heran.
"Tempat mancing di tengah jalan," sindir warganet.
"Kalau sudah begini, ayo pejabat daerah mau nolak. Hukuman netizen paling ngeri. Semangat mbak suarakan yang bobrok bobrok. Kok sepertinya adem ayem ae yang makan duitnya," kritik warganet.
"Inilah momem yang tepat masyarakat Lampung untuk dapat jalan baru," dukung warganet.
Berita Terkait
-
Bima Ajukan Perlindungan ke Australia Usai Dilaporkan soal Kasus Lampung
-
Laporkan TikToker Awbimax, Mobil dalam Konten Pengacara Gindha Ansori Diduga Pernah Tabrak Lari Pejalan Kaki
-
5 Fakta Nasib Bima TikToker Kritik Lampung, Akan Diproses Hukum?
-
Perkara Bima TikTokers, KSP Beri Pesan untuk Pemda Lampung: Kritik itu Benar!
-
Ya Allah! Tega Banget Teman-teman Pemuda Ini, Sudah Dipesankan Menu Bukber Banyak Tapi Tak Datang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan