Suara.com - Deklarasi Ganjar Pranowo sebagai calon presiden yang diusung dari Partai PDI Perjuangan telah dilaksanakan pada Jumat, (21/04/2023) sekitar pukul 13.30 WIB di Istana Batu Tulis, Kota Bogor.
Deklarasi ini dihadiri oleh Presiden Jokowi yang juga merupakan kader PDI Perjuangan serta Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.
Deklarasi ini pun seolah memberikan jawaban atas dugaan banyak orang soal pencalonan Ganjar sebagai capres yang akan merebut kursi RI 1 pada Februari 2024 mendatang. Tak hanya itu, warganet pun ikut penasaran soal lokasi deklarasi pengusungan Ganjar sebagai capres 2024 ini.
Istana Batu Tulis yang terletak di Bogor Selatan, Bogor, Jawa Barat ini bukanlah tempat biasa. Sejarah mencatat bahwa Istana Batu Tulis ini berada di dekat Prasasti Batu Tulis, yang merupakan peninggalan dari kerajaan Padjajaran.
Istana Batu Tulis ini berada kompleks bangunan bersejarah bernama Hing Puri Bima Sakti. Istana ini dibangun oleh seorang ahli vulkanis asal Belanda bernama Abraham Van Riebeeck pada 1702 lalu.
Di zaman penjajahan Belanda tersebut, Van Riebeeck pun membangun tempat peristirahatan untuk memantau Gunung Salak pasca meletus di tahun 1699.
Penggunaan Istana ini pun tertulis pada Keputusan Presiden (KEPPRES) Nomor 2 Tahun 1973, dimana Istana Batu Tulis Bogor ini terletak di atas tanah milik bapak proklamasi, Presiden Soekarno yang telah membeli bangunan ini di tahun 1960.
Dahulu, tempat ini sering dijadikan sebagai tempat peristirahatan Presiden Soekarno saat sedang berkunjung ke Bogor selama kepemimpinannya. Namun sayang, setelah kepemimpinannya runtuh dan digantikan oleh Presiden Soeharto, istana ini menjadi milik negara dan dipergunakan sebagai tempat pengasingan Soekarno di jaman Orde Baru.
Kini, Istana Batu Tulis pun sering dimanfaatkan oleh putri Soekarno, Megawati yang juga mantan presiden Indonesia sebagai tempat pertemuan penting dengan tokoh tokoh besar. Tercatat, Megawati sering mengundang pejabat seperti Prabowo Subianto dan Presiden Jokowi untuk membahas seputar urusan kenegaraan.
Baca Juga: Ditunjuk Jadi Capres PDIP, Simak Segudang Prestasi yang Ditorehkan Ganjar di Jawa Tengah
Tak hanya itu, Megawati pun kerap kali mengundang para wartawan untuk sekadar mengetahui soal pertemuannya dengan para tokoh Indonesia dan kebanyakan dari mereka mendapatkan pandangan soal kehidupan bernegara dan kepemimpinan dari seorang Megawati.
Pengumuman atau deklarasi Ganjar pun dianggap cukup penting bagi partai sekelas PDIP, sehingga lokasi deklarasi pun dipilih di tempat yang historis dan sarat akan makna.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Ditunjuk Jadi Capres PDIP, Simak Segudang Prestasi yang Ditorehkan Ganjar di Jawa Tengah
-
Megawati Sebut Petugas Partai saat Umumkan Capres PDIP, Ganjar Pranowo Diminta Tak Malu
-
Tunjuk Ganjar Capres 2024, Megawati Dinilai Tunjukkan Kenegarawanan
-
Ditunjuk Jadi Capres PDIP, Harta Kekayaan Ganjar Pranowo Capai Rp11,7 M Tak Punya Utang
-
Reaksi Gibran Usai Ganjar Ditunjuk Jadi Capres PDIP: Asek Pak Sholat Id di Solo, Tambah Rame
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam