Tradisi ini dilakukan dengan cara memberikan hidangan kepada masyarakat yang ada di sekitar termasuk kepada masyarakat yang memiliki keyakinan lain selain agama Islam atau disebut dengan “ngejot”.
Nyama Selam sendiri berarti saudara dai kalangan Muslim, sebutan khas penduduk Bali yang seperti diketahui mayoritas penduduknya memeluk agama Hindu kepada kerabat sekampungnya yang memeluk agama Islam.
Grebeg Syawal adalah tradisi yang dilakukan di Yogyakarta dan juga Surakarta. Dalam pagelaran ini, ada gunungan yang dipercaya oleh masyarakat bisa membawa berkah dan juga ketenteraman.
Di Daerah Istimewa Yogyakarta sendiri, gunungan tersebut akan diarak dari Keraton Yogyakarta menuju Masjid Gede untuk kemudian didoakan. Sementara itu, di Surakarta gunungan tersebut dibawa dari Keraton Kasunanan Surakarta menuju Masjid Agung. Adapun gunungan tersebut terbuat dari hasil bumi, seperti sayuran.
Baraan
Masyarakat Riau menyambut Lebaran dengan tradisi baraan. Baraan ini khusus dilaksanakan oleh masyarakat Bengkalis, Riau.
Pengertian dari tradisi baraan adalah kegiatan mengunjungi jirang tetangga bersama-sama pada saat memasuki bulan Syawal. Dalam tradisi ini, setiap rumah yang ada di suatu dusun akan mendapatkan giliran untuk dikunjungi.
Para tuan rumah kemudian akan menghidangkan beragam macam masakan seperti misalnya ketupat, opor ayam, dan juga kue mueh.
Festival Meriam Karbit
Festival Meriam Karbit ini merupakan tradisi dari masyarakat di tepian Sungai Kapuas, Pontianak, Kalimantan Barat.
Biasanya, festival tersebut dilaksanakan tiga hari yaitu sebelum, sesaat, dan juga sesudah lebaran.
Meriam karbit sendiri dibuat dari pohon kelapa atau kayu durian yang bisa menggocek uang sampai Rp 15 - 30 juta. Bagi masyarakat, mereka memiliki kepercayaan meriam tersebut bisa mengusir kuntilanak karena mengeluarkan suara yang bising.
Tari Topeng Muaro Jambi
Selaras dengan namanya, Tari Topeng Muaro Jambi ini merupakan tradisi perayaan Lebaran yang dilaksanakan di Muaro Jambi. Tradisi tersebut dilaksanakan dengan cara menari menggunakan topeng.
Adapun topeng terbuat dari labu tua yang memiliki kulit keras dengan dihiasi cat beragam warna serta diletakkan pula ijuk di bagian atas topeng agar menyerupai rambut.
Tari ini akan dilaksanakan sembari berkeliling desa dan dilakukan oleh para pemuda. Makna labu yang digunakan pada topeng memiliki arti perjuangan yang digunakan masyarakat Jambi pada saat berhadapan dengan para penjajah.
Nyembah Belari
Tradisi Nyembah Belari ini merupakan tradisi unik yang dilakukan di Tambelan, Bintan Kepulauan Riau. Tradisi tersebut dilakukan oleh anak-anak dari usia enam sampai 12 tahun untuk menyambut hari kemenangan.
Masyarakat yang mengikuti tradisi ini akan beramai-ramai mengunjungi setiap rumah dengan cara berlari atau berjalan cepat. Namun, uniknya anak-anak tersebut tak masuk ke dalam rumah, mereka hanya akan berdiri di depan teras rumah dan menadahkan tangan untuk menunggu pernak-pernik yang akan diberikan oleh tuan rumah
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Momen Lebaran Terakhir Jokowi Sebagai Presiden: Mudik ke Solo, Deklarasi Capres, Salat Id Bareng Ganjar
-
Cek Fakta: Artis Cantik Ini Meninggal Saat Malam Takbiran, Benarkah?
-
Cantik Berhijab Cokelat, Ayu Ting Ting Bersama Bilqis Jalani Salat Ied
-
Syahrini Terciduk Edit Foto Lebaran Bareng Reino Barack, Warganet: Hidup Penuh Kepalsuan
-
Rayakan Idul Fitri tanpa Ammar Zoni, Irish Bella Curhat: Ramadan Ini Luar Biasa dan Semua Emosi Ada
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi