Suara.com - Masa jabatan Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi kini mendekati waktu-waktu akhirnya dan menanti dirinya resmi lengser. Para pengamat politik mengkaji gerak-gerik dan siasat Jokowi demi mempersiapkan masa lengsernya.
Adapun pengamat politik Denny Indrayana memakai strategi soft landing alias mendarat aman agar sepeninggalan dirinya sebagai presiden, kondisi perpolitikan di Indonesia tidak jauh dari ekspektasinya.
Strategi tersebut mencakup siasat Jokowi mengamankan Pilpres 2024 agar sesuai dengan apa yang dikehendakinya.
Strategi soft landing Jokowi: Atur agar hanya ada dua capres
Sang presiden melalui strategi mendarat aman tersebut bertujuan agar hanya ada dua calon presiden alias capres yang turut maju di Pilpres mendatang, sebagaimana yang dipaparkan oleh Denny dalam keterangannya, Senin (24/4/2023).
Denny juga merujuk pengamat lain, yakni Erros Djarot yang menilai Jokowi menunjukkan sikap hangat hanya pada capres-capres tertentu dan enggan untuk memberikan dukungannya kepada Anies Baswedan yang didukung oleh banyak partai oposisi, seperti PKS dan Demokrat.
Denny lebih lanjut menilai bahwa Jokowi hanya ingin dua capres tersebut yang memiliki kedekatan dengannya.
Adapun alasan sang Presiden memilih orang yang dekat dengannya terkait dengan kesamaan visi dan misi. Jika yang memiliki peluang untuk nyapres adalah orang di luar 'sirkel' Jokowi, maka akan berpotensi Jokowi tak dapat mewarisi program kerja yang telah ia bangun secara jangka panjang.
Denny juga tak memungkiri fenomena All Jokowi's Men alias fenomena seluruh capres yang maju adalah orang-orang yang memiliki hubungan dekat dan erat dengan Jokowi.
Baca Juga: Rapimnas PPP di Yogyakarta Dinilai Beri Dukungan Untuknya, Ganjar Pranowo: Kita Tunggu Saja
Jokowi juga disinyalir hendak memecah suara dari bakal capres Anies Baswedan. Upaya tersebut dilakukan dengan cara mendukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai capres ketiga di Pilpres 2024.
Pasalnya, Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 sangat erat dengan oposisi, maka Jokowi bersiasat agar rakyat yang cenderung memilih oposisi akan terpecah menjadi dua suara, yakni ke Anies dan Prabowo.
Jokowi melalui upaya tersebut juga dapat memenangkan Ganjar Pranowo yang akhirnya memiliki suara lebih banyak, lantaran suara masyarakat yang cenderung Islamis dan memilih kubu oposisi telah terpecah menjadi dua dan tidak utuh.
Kini juga turut muncul wacana bahwa Jokowi juga menyiapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno sebagai Cawapres Ganjar.
Hal itu juga senada dengan apa yang Jokowi lakukan ke Prabowo, berhubung dahulu Sandiaga adalah cawapres dari sang Ketua Umum Gerindra yang notabene adalah oposisi.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
Rapimnas PPP di Yogyakarta Dinilai Beri Dukungan Untuknya, Ganjar Pranowo: Kita Tunggu Saja
-
Sikapi Skenario Prabowo Subianto Dipasangkan dengan Airlangga Hartanto, Ini Kata DPD Golkar Kota Surabaya
-
Cek Fakta: Ganjar Pranowo Jadi Target Pesan Berantai Musuh-musuh Jokowi Disebar Melalui Grup WA
-
Cek Fakta: Pernikahan Dedi Mulyadi dengan Gita KDI Dihadiri Presiden Jokowi, Benarkah?
-
Isu Dampingi Ganjar Pranowo, DPC Partai Gerindra Kota Solo: Prabowo Subianto Capres 2024
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara