Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto kedapatan mengunjungi tiga tokoh politik dalam satu hari, yakni pada Selasa (25/4/2023) hari ini.
Entah untuk sekadar silaturahmi atau sebagai bagian dari safari politiknya sebagai bakal calon presiden atau capres di Pilpres 2024, Prabowo melakukan lawatan ke Wiranto, Mahfud MD, hingga eks Wakil Presiden RI, Try Sutrisno pada hari yang sama.
Lantas, apa saja yang mereka bahas di pertemuan tersebut?
Prabowo 'sowan' ke Wiranto, Gerindra: Pakai jatah cuti untuk silaturahmi
Kunjungan Prabowo dimulai dengan pergi ke rumah mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan keamanan Wiranto yang memiliki rumah di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.
Tampak Prabowo turun dari mobil putih sembari melambaikan tangan ke awak media kala datang di rumah Wiranto.
Sayangnya, pertemuan tersebut diselenggarakan secara tertutup agar wartawan tak mengganggu keintiman Prabowo dengan Wiranto yang sama-sama pernah mengabdi di TNI.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkap bahwa kunjungan Prabowo termasuk kegiatan silaturahmi yang biasa ia lakukan di kala cuti Lebaran.
Melanjutkan kunjungan ke kediaman Mahfud MD
Baca Juga: Tegas! Isi Pembicaraan Prabowo Subianto dan Presiden Jokowi Dibongkar Ahmad Muzani
Usai selesai bertegur sapa dengan rekannya di TNI tersebut, Prabowo langsung bergegas ke kediaman Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD yang berlokasi di Kuningan, Jakarta Selatan.
Sama seperti di kediaman Wiranto, kunjungan Prabowo ke Mahfud MD disinyalir kuat murni dalam rangka silaturahmi dan dilakukan secara privat nan tertutup.
Kala kunjungan tersebut, tampak Prabowo yang hadir di rumah sang Menkopolhukam pada sekira jam 16.00 langsung disambut oleh tuan rumah.
Kunjungi eks Wapres, dapat wejangan
Prabowo menutup hari itu dengan kunjungan ke rumah Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno di Menteng, Jakarta Pusat.
Sang Menhan tampak disambut hangat oleh Try Sutrisno yang kini sudah lanjut usia. Kedua eks prajurit TNI tersebut juga menyempatkan diri untuk saling memaafkan satu sama lain sebagai tradisi Lebaran.
Berita Terkait
-
Tegas! Isi Pembicaraan Prabowo Subianto dan Presiden Jokowi Dibongkar Ahmad Muzani
-
Wiranto Kedatangan Prabowo Subianto Ketum Partai Gerindra, Ada Apa?
-
Pendapat Ganjar Pranowo atas 7 Nama Calon Wakil Presiden 2024
-
Sikapi Skenario Prabowo Subianto Dipasangkan dengan Airlangga Hartanto, Ini Kata DPD Golkar Kota Surabaya
-
Prabowo Subianto Kunjungi Rumah Wiranto, Langsung Disambut depan Pintu
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
Terkini
-
Gus Ipul Berkelakar soal Khofifah: Tiga Kali Pilgub Lawannya Sama, Bergantian Jadi Mensos
-
Waspada Banjir di Puncak Musim Hujan, Ini 5 Hal Penting yang Wajib Disiapkan
-
Rismon Siap Buka-bukaan di Sidang KIP Besok: Sebut Ijazah Gibran Tak Penuhi Dua Syarat Krusial
-
Tepis Isu Perpecahan Kabinet, Prabowo: Jangan Percaya Analisis Orang Sok Pintar di Medsos!
-
Kisah Warga Cilandak Timur Hadapi Banjir di Balik Tanggul Anyar
-
Megawati Hadiri Penutupan Rakernas I PDIP, Sampaikan Arahan dan Rekomendasi Partai
-
BNI Dukung Danantara Serahkan 600 Hunian Layak Pascabencana di Aceh Tamiang
-
Nota Perlawanan Kasus Dugaan Korupsi Chromebook Ditolak, Nadiem Makarim: Saya Kecewa
-
Gaji ASN Pemprov Gorontalo Macet, Gubernur Gusnar Ismail Sampaikan Permohonan Maaf
-
Terjebak Tiga Hari di Tengah Ancaman OPM, 18 Karyawan Freeport Dievakuasi TNI