Suara.com - Beredar kabar yang mengklaim seluruh harta kekayaan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana selama 14 tahun menjabat disita.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube LIDAH RAKYAT pada 26 April 2023. Kanal ini mengunggah video dengan thumbnail yang memperlihatkan seolah-olah KPK dan polisi menyita harta milik Reihana.
Adapun narasi yang dibagikan pada thumbnail sebagai berikut.
14 TAHUN BARU TERSENTUH HUKUM
KEKAYAAN KADINKES LAMPUNG (REIHANA) AKHIRNYA DI SITA BERKAT BIMA YUDHO
Sementara itu, berikut narasi dalam unggahan.
Akhirnya Tersentuh Hukum!Seluruh Kekayaan Haram Kadinkes Lampung Selama Menjabat 14Tahun Di Sita
Lantas, benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Baca Juga: CEK FAKTA: Kabar Bahagia Hari Ini, Ayu Ting Ting dan Boy William Sudah Resmi Menikah, Benarkah?
Berdasarkan penelusuran, narasi yang menyebutkan bahwa harta kekayaan milik Kepala Dinkes Lampung Reihana disita itu tidak benar.
Faktanya, tidak ada informasi valid yang mengatakan bahwa harta kekayaan Kadinkes Lampung itu disita.
Narator dalam video tersebut hanya membacakan artikel yang dipublikasikan liputan6.com pada 20 April 2023 berjudul "Reihana Wijayanto Jabat Posisi Kadinkes Lampung 14 Tahun, Ini Tanggapan Kemenkes".
Dalam artikel tersebut tidak ada informasi mengenai harta kekayaan Reihana selama 14 tahun menjabat itu disita.
Artikel tersebut membahas terkait tanggapan Kementerian Kesehatan mengenai Reihana yang sudah menjabat sebagai Kadinkes Lampung selama 14 tahun.
Kemenkes menjelaskan bahwa tidak ada waku yang menentukan lamanya masa jabatan seorang Kadinkes karena pihak yang berwenang memilih Kadinkes adalah kepala daerah.
Kemenkes juga menyerahkan persoalan gaya hidup dan harta kekayaan Reihana kepada pihak yang berwenang untuk mengurus hal tersebut.
Sementara itu, dalam video yang diunggah oleh LIDAH RAKYAT juga tidak menyatakan adanya kabar penyitaan harta kekayaan Reihana.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka kabar yang menyebutkan harta kekayaan Reihana disita adalah hoaks.
Narasi tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan atau misleading content.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Kabar Bahagia Hari Ini, Ayu Ting Ting dan Boy William Sudah Resmi Menikah, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Usai Berdamai, Ida Dayak Tolong Sembuhkan Pesulap Merah
-
CEK FAKTA: Buntut Transaksi Rp349 Triliun, Tim Gabungan Kepung Rumah Sri Mulyani
-
CEK FAKTA: Ganjar Pranowo dan Ahok Maju Kontestasi Pilpres 2024, Jadi Tersangka Money Laundry Rp 300 T untuk Modal Kampanye?
-
CEK FAKTA: King Nassar dan Selfi Yamma Terciduk Mandi Subuh-subuh dan Berfoto Mesra
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!