Setelah kemerdekaan Indonesia, Ki Hajar Dewantara diangkat sebagai menteri pendidikan Indonesia. Filosofi tut wuri handayani pun hingga saat ini masih dijadukan semboyan bagi dunia pendidikan Indonesia. Ki Hajar Dewantara wafat pada 26 April 1959.
Untuk mengenang jasa-jasanya terhadap pendidikan nasional, pemerintah Indonesia lantas menetapkan hari lahir Ki Hajar Dewantara sebagai peringatan Hardiknas. Hari Nasional ini diputuskan berdasarkan Keppres No. 316 Tahun 1959 pada tanggal 16 Desember 1959.
Walaupun bukan hari libur nasional, tetapi hari Pendidikan Nasional akan dirayakan masyarakat Indonesia terutama oleh intitut pemerintahan dan para siswa sekolah. Ketika memperingati Hardiknas, biasannya diadakan upacara pengibaran bendera merah putih di sekolah-sekolah, perguruan tinggi dan lembaga pemerintahan. Upacara ini disertai dengan pembacaan pidato berisi sejarah lahirnya hari Pendidikan Nasional oleh kepala sekolah ataupun penjabat setempat.
Nah itulah tadi sejarah Hari Pendidikan Nasional yang tak lepas dari peran Pahlawan Nasional Ki Hajar Dewantara. Semoga menambah wawasan untuk kita semua!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Profil Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Indonesia dan Penetapan Hardiknas
-
Daftar Hari Besar Mei 2023, Nasional hingga Internasional
-
Ada Perbaikan, Waspada Macet di Jalan Ki Hajar Dewantara Subang
-
Rayakan HUT Ke-65, Astra Dukung Pendidikan Berkualitas
-
Rangkaian HUT Astra ke-65, Tampil Deretan Acara Bertema Hari Pendidikan Nasional dalam Nuansa Jawa
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733