Najwa semakin menguatkan pengaruhnya dalam dunia jurnalistik dengan mendirikan Narasi. Lewat Narasi, dia mengembangkan berita dan media omni-channel dengan membuat beberapa jenis konten digital.
Najwa Shihab sendiri menjadi satu-satunya wartawan perempuan yang sudah mewawancarai hampir semua tokoh politik nasional lewat programnya "Mata Najwa". Dia bahkan adalah orang pertama yang mewawancarai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ketika selesai pelantikan.
Hingga saat ini Najwa masih aktih sebagai jurnalis. Sosoknya terus produktif memproduksi konten-konten jurnalistik sesuai dengan topik terkini. Tak terkecuali mewawancarai para tokoh di Indonesia sampai membuat berita investigasi di kanal YouTube Mata Najwa.
Prestasi Najwa Shihab
Sederet prestasi telah diraih Najwa Shihab dalam dunia jurnalistik. Najwa pernah diganjar penghargaan dari PWI Pusat dan PWI Jaya atas laporan-laporan jurnalistiknya dari Aceh saat diterjang bencana tsunami pada 2004.
Kemudian pada 2006, Najwa menang sebagai Jurnalis Terbaik Metro TV. Ia juga berhasil masuk nominasi Pembaca Berita Terbaik Panasonic Awards.
Masih pada tahun yang sama, Najwa terpilih menjadi peserta Senior Journalist Seminar yang digelar di sejumlah kota Amerika Serikat (AS). Sosoknya juga pembicara dalam Konvensi Asian American Journalist Association.
Berlanjut pada tahun 2007, Najwa masuk nominasi (5 besar) ajang lebih bergengsi di tingkat Asia yakni Asian Television Awards untuk kategori Best Current Affairs/Talkshow Presenter.
Selanjutnya di awal tahun 2008, Najwa berhasil meraih beasiswa S2, yakni Full Scholarship for Australian Leadership Awards dan mendalami bidang hukum media.
Najwa juga meraih penghargaan sebagai Insan Pertelevisian Terbaik dalam ajang Panasonic Gobel Awards (2016), The Influential Woman of The Year dari Elle Magazine (2016) hingga Most Progressive Figure oleh Forbes Magazine (2015).
Dia juga berhasil mendapat penghargaan sebagai Presenter Pemilukada Terbaik oleh Badan Pengawas Pemilu (2015), Young Global Leader oleh The World Economic Forum (2011), Highly Commended for the Best Current Affairs Presenter di Asian Television Award (2009 dan 2007).
Tak berhenti sampai di situ, Najwa juga meraih penghargaan Australian Alumni Award for Journalism and Media (2009), National Award for Journalistic Contribution to Democracy (2010) hingga Jurnalis Terbaik Metro TV 2006.
Sederet penghargaan lain yang diraih Najwa adalah Young Global Leader (YGL) 2011 dari World Economic Forum (WEF) hingga Asian Television Awards (ATA) 2011 Pemenang Kedua atau Highly Commended.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Prabowo Diam-diam Makan Siang Bareng Aburizal Bakrie dan Airlangga, Bahas Kerja sama Politik Golkar-Gerindra?
-
Partai Buruh Tetapkan Daftar 4 Nama Capres Pilihan, di Antaranya Ada Sosok Perempuan
-
Ngebet Didukung jadi Capres, Ganjar Pranowo Minta PAN Tiru Sikap PPP
-
SPN dan FSB Garteks Jadikan May Day sebagai Momentum Perubahan
-
Adu Hebat 4 Capres Pilihan Buruh, Ada Ganjar Pranowo dan Najwa Shihab
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Modus Baru! Rp300 Ribu Jadi Umpan, Pencuri di Kramat Jati Ngaku Kasat Narkoba Gondol Motor Ojek
-
Situasi Lebanon Memanas, PBB Khawatirkan Baku Tembak di Sepanjang Garis Biru
-
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Maluku Barat Daya, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
-
Update Perang Iran: Kantor PM Israel Dikabarkan Jadi Sasaran, Nuklir Natanz Dihantam Rudal
-
5 Fakta Jepang yang Enggan Kutuk Serangan Israel ke Iran, Kenapa?
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
AS Tambah Pasukan ke Timur Tengah, Operasi Epic Fury Dinilai Masih Panjang
-
Angkatan Udara Qatar Tembak Jatuh 2 Pesawat Tempur Iran
-
Trump Tak Tutup Opsi Kirim Pasukan Darat ke Iran, Isyaratkan Gelombang Serangan Lebih Besar
-
Boroujerdi: Masyarakat Tak Anggap Putra Shah Terakhir Iran Reza Pahlavi Ada